Punya Aset Rp53T, Perum Bulog Bangun Gudang Lama jadi Beloft
"Nah ini kami dari Bulog juga membuka ruang kepada teman-teman pengusaha di seluruh tanah air, apabila ada yang betul-betul tertarik untuk bersinergi dengan kita, untuk mengembangkan kawasan-kawasan bisnis di seluruh tanah air itu. Itu silahkan nanti teman-teman pengusaha dari seluruh Tanah Air bisa bersinergi dengan Bulog untuk mengembangkan aset-aset tersebut, sesuai dengan aturan dan ketentuan pemerintah, khususnya dari Kementerian Keuangan," tutur Rizal.
Ia mengingatkan, kawasan Kelapa Gading juga merupakan objek vital nasional karena menyimpan cadangan beras terbesar di Indonesia. Karena itu, Rizal berharap ada sinergi dengan semua pihak.
"Saya berharap semuanya kita saling bersinergi, bahu-membahu, baik dari pemerintah, TNI, Polri, maupun teman-teman pengusaha untuk menjadikan ruang-ruang yang masih kosong di wilayah Bulog dan sekitarnya ini menjadikan ruang yang lebih menguntungkan, sesuai dengan aturan dan ketentuan pemerintah. Sehingga ini semuanya kembali menjadi profit untuk pemerintah," jelasnya.
Adapun revitalisasi gudang eks Goro di kawasan Kelapa Gading menjadi Beloft, menurut Rizal, merupakan cara Bulog untuk membuat aset lebih berdaya guna.
"Jadi launching ini adalah untuk merevitalisasi. Merevitalisasi dari dulu yang namanya Goro yang mungkin sudah tidak berfungsi dengan maksimal. Maka kami saat ini, Bulog atas nama direksi, merevitalisasi agar aset pemerintah ini bisa lebih bermanfaat dan lebih berdaya guna," jelasnya.
(***)