Menu

Penutupan Pemerintah AS Masih Berlanjut, Partai Republik dan Demokrat Saling Serang di Media Sosial

Amastya 4 Oct 2025, 14:12
Lampu lalu lintas di depan kubah Gedung Capitol AS di Washington, DC /AFP
Lampu lalu lintas di depan kubah Gedung Capitol AS di Washington, DC /AFP

RIAU24.COM - Tampaknya tidak ada resolusi yang terlihat saat penutupan pemerintah AS memasuki hari ketiga pada hari Jumat, dan baik Partai Republik maupun Demokrat saling menajamkan pisau dan serangan mereka.

Para pemimpin Republik menyalahkan semua penutupan pada Partai Demokrat.

Mereka mengatakan mereka tidak akan bernegosiasi dan bahwa Partai Demokrat harus menerima RUU jangka pendek untuk membuka kembali pemerintah dan membeli waktu untuk paket pendanaan yang lebih besar.

"Mereka telah menyandera pemerintah federal dan, lebih jauh lagi, rakyat Amerika, yang merupakan satu-satunya yang kalah dalam hal ini," kata Pemimpin Mayoritas Senat John Thune pada konferensi pers dengan Ketua DPR Mike Johnson di Capitol pada hari Jumat.

Thune mengatakan Senat tidak akan bersidang selama akhir pekan dan bahwa para senator akan kembali ke Washington pada hari Senin, yang berarti penutupan akan berlarut-larut hingga minggu depan.

Partai Demokrat mengatakan mereka menolak memberikan suara mereka secara cuma-cuma setelah RUU tersebut ditulis tanpa masukan mereka.

Halaman: 12Lihat Semua