Proyek Whoosh Diduga Mark Up, KPK: Kereta Cepat Aman Digunakan
Lebih lanjut, Budi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam membantu KPK menuntaskan kasus dugaan korupsi Whoosh ini.
Ia menegaskan, lembaganya terbuka terhadap segala bentuk informasi maupun data dari publik yang dapat memperkuat proses penyelidikan.
“KPK terus mengimbau masyarakat, siapa pun yang memiliki informasi atau data terkait hal tersebut, bisa menyampaikan kepada KPK. Setiap informasi dan data, baik yang disampaikan melalui saluran pengaduan masyarakat, akan menjadi pengayaan bagi tim dalam menelusuri dan mengungkap perkara ini,” tambahnya.
Proyek kereta cepat Indonesia-China (KCIC) ini memiliki total investasi sekitar US$ 7,27 miliar atau setara Rp 120,38 triliun.
Sekitar 75% pembiayaan berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB) dengan bunga 2% per tahun.
Pembangunan kereta cepat Whoosh dimulai sejak 2016 dan resmi beroperasi pada 2 Oktober 2023.