Menu

Sekolah Nasional Terintegrasi Dikebut, Siak Targetkan 14 Lokasi

Lina 5 May 2026, 16:11
Sekolah Nasional Terintegrasi Dikebut, Siak Targetkan 14 Lokasi
Sekolah Nasional Terintegrasi Dikebut, Siak Targetkan 14 Lokasi

RIAU24.COM - SIAK, RIAU – Pemerintah Kabupaten Siak terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang ditargetkan hadir di seluruh 14 kecamatan. Hingga saat ini, baru satu lokasi yang dinyatakan lolos verifikasi pemerintah pusat.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat verifikasi dan validasi usulan pembangunan SNT yang dipimpin Wakil Bupati Siak Syamsurizal, didampingi Sekretaris Daerah Mahadar bersama sejumlah kepala perangkat daerah, di Ruang Rapat Zamrud Room, Kompleks Rumah Rakyat, Selasa (5/5/2026).

Dalam arahannya, Wabup Syamsurizal menekankan pentingnya kesiapan seluruh perangkat daerah dalam memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Saya berharap seluruh poin penilaian yang masih belum lengkap dapat segera dipenuhi melalui koordinasi lintas dinas. Pastikan usulan pembangunan ini benar-benar memenuhi standar Sekolah Nasional Terintegrasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, kelengkapan dokumen menjadi faktor utama dalam proses verifikasi, mulai dari dukungan masyarakat, kesesuaian RTRW, dokumen AMDAL, rekomendasi kepala daerah, rapor pendidikan wilayah, hingga dukungan dunia usaha dan industri.

Selain itu, aspek kearifan lokal juga menjadi perhatian, termasuk penerapan budaya Melayu dalam desain bangunan dan kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Saya yakin dengan sinergi kita bersama, program ini dapat terealisasi di Kabupaten Siak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana, menjelaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan konsep satuan pendidikan yang mengedepankan nilai kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab dalam tata kelola serta proses pembelajaran.

“Program ini bertujuan membentuk karakter antikorupsi, disiplin, dan integritas, sehingga tercipta budaya jujur di lingkungan sekolah, baik bagi guru maupun siswa,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Siak telah mengusulkan pembangunan SNT di 14 kecamatan, namun hingga kini baru satu yang lolos verifikasi pusat. Setiap sekolah direncanakan berdiri di atas lahan minimal 15 hektare dengan fasilitas lengkap dan terintegrasi.

Konsep SNT juga menggabungkan jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA dalam satu kawasan berbasis teknologi modern, dengan sistem pengelolaan yang transparan dan akuntabel.

“Pemerintah pusat saat ini mendorong tiga jenis sekolah, yakni Sekolah Garuda untuk siswa berprestasi, Sekolah Rakyat bagi masyarakat kurang mampu, dan Sekolah Nasional Terintegrasi yang menggabungkan seluruh jenjang pendidikan dalam satu lokasi,” tambah Romy.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencetak generasi unggul di masa depan.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Sosial Wan Idris, Staf Ahli Bupati Fachrurrozi, Kepala Dinas PUPR Ardi, serta sejumlah perangkat daerah terkait lainnya.(Lin)