Pansus PAD DPRD Riau Sidak PT Meskom Agro, Pastikan Kepatuhan Pajak Daerah
Selain berdialog dengan manajemen perusahaan, Pansus juga melakukan penyisiran data serta verifikasi lapangan. Langkah ini bertujuan untuk mencocokkan laporan administrasi perusahaan dengan kondisi riil di lapangan.
Menurut Nur Azmi, verifikasi langsung sangat penting untuk mencegah potensi kebocoran pajak daerah. Ketidaksesuaian antara laporan dan kondisi aktual dapat berdampak pada berkurangnya penerimaan daerah.
Pihak PT Meskom Agro Sarimas menyambut baik kunjungan tersebut. Perwakilan perusahaan, Didit, bersama jajaran manajemen menyatakan komitmen untuk terus mematuhi seluruh regulasi yang berlaku, termasuk dalam pelaporan dan pembayaran pajak daerah.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk perhatian dan pengawasan dari DPRD. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD,” ujar Didit.
Kunjungan ini juga didampingi oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Bengkalis dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rumbaizal, beserta jajaran. Kehadiran Bapenda dinilai penting untuk memberikan pendampingan teknis serta memastikan proses verifikasi berjalan sesuai ketentuan.
Dalam kesempatan tersebut, Rumbaizal menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan pengawasan dan pelayanan kepada wajib pajak, termasuk perusahaan-perusahaan besar yang berkontribusi signifikan terhadap PAD. Ia berharap kolaborasi antara DPRD dan Bapenda dapat semakin mengoptimalkan pengelolaan pendapatan daerah.