Menu

Idul Adha di Pelosok Minas, Bupati Afni Pilih Berbaur dengan Masyarakat Mandiangin

Lina 27 May 2026, 22:40
Idul Adha di Pelosok Minas, Bupati Afni Pilih Berbaur dengan Masyarakat Mandiangin
Idul Adha di Pelosok Minas, Bupati Afni Pilih Berbaur dengan Masyarakat Mandiangin

RIAU24.COM - SIAK — Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kampung Mandiangin, Kecamatan Minas, terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ribuan masyarakat tampak memadati Lapangan Bola Mandiangin untuk melaksanakan Salat Id bersama Bupati Siak, Afni Zulkifli, Rabu (27/5/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Siak itu menjadi momen bersejarah sekaligus kebanggaan tersendiri bagi masyarakat setempat. Sebab, untuk pertama kalinya seorang bupati melaksanakan Salat Idul Adha langsung di kampung tersebut.

Didampingi sang suami, Triono Dul Hakim, Bupati Afni tampak berbaur hangat bersama masyarakat sejak pagi hari. Tidak ada sekat antara pemimpin dan warga. Suasana sederhana namun penuh kebersamaan begitu terasa di tengah hamparan lapangan tempat ribuan jamaah bersujud bersama.

Dalam sambutannya, Afni menyampaikan bahwa dirinya sengaja memilih merayakan Idul Adha dengan berkeliling ke kampung-kampung dan kecamatan agar lebih dekat dengan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

“Meski Mandiangin jauh dari ibu kota kabupaten, namun dengan kehadiran saya di sini kiranya memberikan keyakinan bahwa kami selalu ingin dekat dengan rakyat, di pelosok manapun berada. Selamat Hari Raya Idul Adha, mohon dimaafkan lahir dan batin, masih belum sempurna menjadi pemimpin,” ujar Afni.

Ucapan tersebut disambut haru dan tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Tidak hanya melaksanakan Salat Id, Bupati Afni bersama suami juga menyerahkan satu ekor sapi kurban untuk masyarakat Kampung Mandiangin. Sementara hewan kurban lainnya disalurkan ke sejumlah wilayah lain di Kabupaten Siak.

Pada kesempatan itu, Afni juga mengungkapkan bahwa jumlah hewan kurban di Kabupaten Siak tahun ini mencapai 3.072 ekor yang tersebar di 14 kecamatan.

Jumlah tersebut terdiri dari 2.428 ekor sapi, 59 ekor kerbau, serta 585 ekor kambing dan domba.

Menurutnya, meningkatnya jumlah hewan kurban menjadi gambaran tingginya semangat masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban dan memperkuat nilai kepedulian sosial.

“Melalui pembagian daging kurban, kita diajarkan untuk berbagi kebahagiaan dan mempererat tali persaudaraan dengan sesama,” ucapnya.

Afni menjelaskan, sebagian besar hewan kurban yang disembelih berasal dari peternak lokal Kabupaten Siak. Untuk sapi, sebanyak 2.189 ekor berasal dari dalam daerah dan 239 ekor dari luar daerah.

Sementara kerbau asal Kabupaten Siak tercatat sebanyak empat ekor dan 55 ekor dari luar daerah. Sedangkan kambing dan domba, sebanyak 581 ekor berasal dari peternak lokal dan empat ekor dari luar daerah.

Menurut Afni, ibadah kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga menjadi simbol ketaatan kepada Allah SWT, wujud rasa syukur, serta teladan keikhlasan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Tuhan.

Momentum Idul Adha itu pun menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial, kebersamaan, dan kedekatan antara pemimpin dengan masyarakat hingga ke pelosok kampung di Kabupaten Siak.(Lin)