Menu

Mahasiswa Asal Dayun Ciptakan Lampu Berbasis Air Gambut, Raih Penghargaan Internasional

Lina 25 May 2026, 14:51
Mahasiswa Asal Dayun Ciptakan Lampu Berbasis Air Gambut, Raih Penghargaan Internasional
Mahasiswa Asal Dayun Ciptakan Lampu Berbasis Air Gambut, Raih Penghargaan Internasional

RIAU24.COM - SIAK — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Siak di tingkat internasional. Seorang mahasiswa asal Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, berhasil mengharumkan nama daerah dan Indonesia setelah meraih medali emas pada ajang Perlis International Engineering Invention & Innovation Exhibition (Pi-ENVEX) 2026 di Malaysia.

Prestasi tersebut diraih Julis Andreas Wijaya Gea, mahasiswa Universitas Riau (UNRI), bersama Tim G-PEAT dalam kompetisi internasional yang berlangsung pada 14–17 Mei 2026 di Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), Pauh Putra Campus, Malaysia.

Atas capaian tersebut, Julis Andreas bersama tim melakukan audiensi dengan Bupati Siak Afni Z, Senin (25/5/2026), sebagai bentuk silaturahmi sekaligus menyampaikan hasil inovasi yang berhasil meraih penghargaan internasional tersebut.

Dalam kompetisi bergengsi itu, Tim G-PEAT menghadirkan inovasi bertajuk “Micro Lamp Innovation Based on Electrochemical Reactions from Peat Water” atau inovasi lampu mikro berbasis reaksi elektrokimia dari air gambut.

Inovasi tersebut memanfaatkan kandungan alami pada air gambut sebagai sumber energi alternatif untuk menyalakan lampu mikro melalui proses reaksi elektrokimia.

Gagasan tersebut dinilai unik, inovatif, dan memiliki potensi besar dalam pengembangan energi ramah lingkungan, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut seperti Provinsi Riau.

Halaman: 12Lihat Semua