Soal Ekspor Sawit, Danantara Disebut Tak Ambil Untung
RIAU24.COM - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebut ekspor sawit satu pintu melalui BUMN PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan dilakukan secara transparan.
"Selain itu, tidak mencari keuntungan baru," ujarnya dikutip dari liputan6.com, Jumat 29 Mei 2026.
Dia pun meminta agar kewajiban ekspor sawit via DSI jangan sampai menimbulkan kekhawatiran berlebih.
"Disampaikan bahwa PT DSI adalah perusahaan pengelola dan pengawas yang melakukan secara transparan dan akuntabel nantinya, kemudian tidak mengambil keuntungan. Ya saya ulangi, tidak mengambil keuntungan," tegasnya.
Dia berharap pelaku usaha sawit di sektor hilir, khususnya refinery dan eksportir tetap menjalankan kegiatan usahanya seperti biasa.
Masa transisi ini akan dimulai selama tiga bulan, pada 1 Juni-31 Agustus 2026.
Ekspor dari perusahaan sawit kemudian bakal dialihkan melalui PT DSI, sebelum nantinya implementasi penuh ditetapkan per 1 Januari 2027.
"Tahapan transisi tiga bulan, 1 Juni sama dengan 31 Agustus, 3 bulan kemudian diharapkan nanti berangsur-angsur pengelolaan ekspornya dikelola oleh DSI. Dan diharapkan 1 Januari 2027 full, baik itu komunitas sawit, batu bara kemudian dikelola oleh DSI," ujarnya.