Sarat Makna, Pelepasan Siswa SDN 4 Bengkalis Berkesan dan Penuh Haru
Sebagai persembahan terakhir yang akan dikenang, siswa-siswi Kelas 6 ikut ambil bagian. Kelas 6A tampil memukau lewat Tari Zapin Ngenang, sementara Kelas 6C berhasil mengaduk-aduk emosi penonton lewat drama teatrikal bertajuk "Selamat Tinggal Guruku". Sebagai penyeimbang, Kelas 6B menghadirkan keceriaan lewat Tari Kreasi Modern yang enerjik.
Menariknya, panggung ria ini bukan milik siswa saja. Para guru pun ikut "turun gunung" memberikan kejutan. Ranti Purnamasari dengan olah vokal khas melayunya membawakan lagu Madah.
Uniknya, yang menjadi penari latar di belakangnya justru Kepala Sekolah, Silvia Gaiatri, bersama rekan-rekan guru lainnya sebuah pemandangan kompak dan seru yang memicu tawa serta tepuk tangan riuh dari para tamu undangan dan wali murid.
Tak mau kalah, Flora Meydina, Yessy Irmayanti, dan Faradila juga naik panggung, berkolaborasi menyanyikan lagu penuh pesan mendalam, “Saat Kau Telah Mengerti”.
Namun, layaknya setiap pertemuan, perpisahan selalu membawa riak kesedihan. Suasana yang tadinya penuh tawa berubah drastis menjadi haru biru saat seluruh siswa Kelas 6 berdiri bersama. Dengan suara yang mulai serak menahan tangis, mereka menyanyikan lagu “Terima Kasih Guruku” dan “Selamat Tinggal Guru dan Kawanku”.
"Terima kasih bapak ibu guru, maafkan kenakalan kami..." kalimat-kalimat itu seolah tersirat di setiap bait lagu yang dinyanyikan.