Menu

Untuk Pertama Kali, Peneliti China Transplantasikan Ginjal dan Hati Babi ke Manusia

Devi 10 Jun 2026, 07:55
Untuk Pertama Kali, Peneliti China Transplantasikan Ginjal dan Hati Babi ke Manusia
Untuk Pertama Kali, Peneliti China Transplantasikan Ginjal dan Hati Babi ke Manusia

Sejumlah gen tertentu dinonaktifkan, sementara gen lain ditambahkan agar organ tersebut lebih 'mirip manusia' dan diterima oleh tubuh penerima. Setelah organ dipasang, tim peneliti menganalisis fungsinya dan menemukan kinerja organ tersebut lebih mendekati fungsi organ manusia dibandingkan organ babi.

Menurut para peneliti, hasil ini menunjukkan fungsi dasar hati dan ginjal tidak terlalu bergantung pada spesies asal organ, serta menyoroti adanya kesamaan fisiologis dan kompatibilitas jaringan yang cukup besar antara sistem hati dan ginjal manusia dengan babi.

Jika teknologi ini terus disempurnakan dan diuji lebih lanjut, transplantasi hati dan ginjal babi pada manusia dinilai menjadi prosedur yang layak dilakukan di masa depan.

Ada Tanda Penolakan Usai Operasi

Peneliti menemukan adanya tanda-tanda penolakan organ sekitar 36 jam setelah operasi. Merkea berpendapat kondisi itu mungkin dapat diatasi dengan obat-obat khusus untuk mengurangi risiko penolakan jangka panjang.

Mereka menegaskan hasil ini masih berasal dari satu kasus saja, dan pengamatan hanya dapat dilakukan selama lima hari sesuai dengan keinginan keluarga pasien terkait proses pemakaman.

Halaman: 123Lihat Semua