DPRD Bahas Persetujuan Kerja Sama e-Ticketing, Tingkatkan Pelayanan Penyeberangan dan Optimalisasi PAD
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, memaparkan secara rinci tahapan persiapan penerapan e-Ticketing yang telah dilakukan sejak tahun 2025. Menurutnya, proses dimulai dari pembahasan pola kerja sama, penyusunan kajian dan studi kelayakan, hingga penjajakan dengan beberapa perusahaan penyedia layanan.
Dari tiga perusahaan yang ditawari kerja sama, PT Gerbang Berkah Solusi Indonesia (GPSI) menyatakan minat dan memenuhi tahapan evaluasi. Sebelum penetapan kerja sama, aplikasi yang ditawarkan perusahaan tersebut juga telah diuji coba saat periode arus mudik Idul Fitri dan dinilai mampu membantu mengatasi antrean kendaraan di pelabuhan.
Ardiansyah menjelaskan bahwa sistem e-Ticketing yang dirancang mencakup pengaturan alur pembelian tiket, verifikasi tiket, hingga boarding kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Sungai Selari maupun Air Putih. Selain itu, akan disiapkan fasilitas parkir inap sebagai salah satu upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam sesi diskusi, sejumlah anggota DPRD memberikan berbagai masukan. Anggota Komisi II Zamzami Harun, ST, mengingatkan agar penerapan e-Ticketing dan rencana penyesuaian tarif tidak menambah beban masyarakat.
Menurutnya, perlu dipastikan bahwa sistem tersebut benar-benar mampu menyelesaikan persoalan antrean yang selama ini lebih sering terjadi pada periode tertentu seperti hari besar keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IV Febriza Luwu turut memberikan apresiasi atas kinerja Dinas Perhubungan yang dinilai telah berjalan sesuai dengan ekspektasi. Menurutnya, penerapan perubahan melalui sistem elektronik tidak cukup hanya berfokus pada digitalisasi, tetapi juga perlu diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan serta pembenahan infrastruktur secara menyeluruh agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal.