Bupati Siak Gandeng Tiga Balai Kementerian, Jalan Nasional, Irigasi dan Air Bersih Masuk Prioritas Pembangunan 2026
Bupati Siak Gandeng Tiga Balai Kementerian, Jalan Nasional, Irigasi dan Air Bersih Masuk Prioritas Pembangunan 2026
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III Riau, Daniel, menyebut Kabupaten Siak menjadi salah satu daerah yang memperoleh alokasi program terbesar di Provinsi Riau pada tahun 2026.
Program tersebut meliputi pemeliharaan rutin jaringan irigasi di Kecamatan Bungaraya, rehabilitasi sejumlah jaringan irigasi, termasuk di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, serta optimalisasi sekitar 50 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang selama ini menopang produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah.
Menanggapi berbagai rencana tersebut, Bupati Afni meminta pemerintah pusat mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, terutama penanganan jalan rusak, rehabilitasi irigasi, serta pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sejumlah wilayah.
Ia juga mengusulkan agar beberapa ruas jalan kabupaten yang memiliki fungsi strategis terhadap pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional sehingga penanganannya dapat dilakukan oleh pemerintah pusat.
"Tidak ada yang lebih baik selain menggerakkan seluruh instrumen pemerintah secara bersama-sama. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah," ujar Afni.
Selain itu, Afni meminta agar Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kecamatan Sabak Auh yang telah selesai dibangun segera difungsikan sehingga dapat dimanfaatkan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Program tersebut meliputi pemeliharaan rutin jaringan irigasi di Kecamatan Bungaraya, rehabilitasi sejumlah jaringan irigasi, termasuk di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, serta optimalisasi sekitar 50 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang selama ini menopang produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah.
Ia juga mengusulkan agar beberapa ruas jalan kabupaten yang memiliki fungsi strategis terhadap pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional sehingga penanganannya dapat dilakukan oleh pemerintah pusat.
"Tidak ada yang lebih baik selain menggerakkan seluruh instrumen pemerintah secara bersama-sama. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di daerah," ujar Afni.
Selain itu, Afni meminta agar Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kecamatan Sabak Auh yang telah selesai dibangun segera difungsikan sehingga dapat dimanfaatkan petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian.