Menu

Berangkat Jual Nanas dengan Sampan, Pemuda 20 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Lina 16 Jul 2026, 20:53
Berangkat Jual Nanas dengan Sampan, Pemuda 20 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Berangkat Jual Nanas dengan Sampan, Pemuda 20 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

RIAU24.COM - SIAK – Seorang pemuda bernama Arif Nuhrohman (20), warga Kampung Tualang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, ditemukan meninggal dunia mengapung di Sungai Siak, tepatnya di wilayah Kampung Pinang Sebatang, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melintas di lokasi. Penemuan tersebut langsung dilaporkan kepada aparat kepolisian dan pemerintah kampung, sehingga proses evakuasi segera dilakukan.

Penghulu Kampung Pinang Sebatang, Sabarrudin, S.Hut., membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, mulai dari Polsek Tualang, Satpolairud, Kamla, hingga masyarakat setempat.

"Iya benar telah ditemukan seorang mayat. Korban pertama kali ditemukan oleh nelayan yang kebetulan melintas di lokasi. Selanjutnya korban dievakuasi bersama pihak kepolisian Polsek Tualang, Airud, Kamla, dan masyarakat," ujar Sabarrudin.

Dalam proses evakuasi, tampak pula Anggota DPRD Kabupaten Siak Jufrizal, S.AP., turut membantu mengangkat jenazah menuju ambulans milik Kampung Pinang Sebatang.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD Tualang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Panit I Opsnal Polsek Tualang, Khairul, yang berada di lokasi kejadian membenarkan penemuan tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya berpamitan untuk menjual nanas menggunakan sampan.

Namun hingga malam hari korban tidak kunjung pulang. Sekitar pukul 09.00 WIB keesokan harinya, pihak keluarga hanya menemukan sampan yang digunakan korban tanpa keberadaan Arif.

"Korban sempat izin menjual nanas menggunakan sampan, tetapi tidak kunjung pulang. Pihak keluarga kemudian hanya menemukan sampan yang digunakan korban," jelas Khairul.

Dari keterangan keluarga, korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

"Saat ini penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan. Korban juga akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tutup Khairul.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar menunggu hasil penyelidikan resmi sebelum menyimpulkan penyebab kematian korban.(Lin)

 

Sumber:KlikMx