Menu

Kapolsek Tualang Beri Penyuluhan Anti-Bullying kepada 50 Pelajar, Tekankan Dampak dan Sanksi Hukum

Lina 22 Jul 2026, 14:17
Kapolsek Tualang Beri Penyuluhan Anti-Bullying kepada 50 Pelajar, Tekankan Dampak dan Sanksi Hukum
Kapolsek Tualang Beri Penyuluhan Anti-Bullying kepada 50 Pelajar, Tekankan Dampak dan Sanksi Hukum

RIAU24.COM - SIAK – Polsek Tualang terus mengintensifkan upaya pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah melalui kegiatan penyuluhan kepada para pelajar. Sebanyak 50 siswa SMP di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mendapat edukasi mengenai bahaya bullying beserta dampak dan konsekuensi hukumnya.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampung Perawang Barat pada Selasa (21/7/2026) itu dipimpin langsung Kapolsek Tualang Kompol Teguh Woyono, S.H., M.H. Turut hadir Kepala Kampung Perawang Barat Faizal, S.H.I., Ps. Kasi Humas Polsek Tualang Aiptu Jonas Hasiholan, S.H., Bhabinkamtibmas Kampung Perawang Barat Aipda Hendri Hidayat, S.H., Guru Pendamping Amaluddin, S.Kom., serta para pelajar.

Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, mulai dari perundungan fisik, verbal, sosial, hingga perundungan siber (cyberbullying). Selain itu, polisi juga menjelaskan dampak psikologis yang dapat dialami korban serta sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku.

Kapolsek Tualang Kompol Teguh Woyono menegaskan bahwa tindakan bullying tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa karena dapat menimbulkan trauma berkepanjangan bagi korban.

"Bullying bukan sekadar bercanda. Tindakan tersebut dapat meninggalkan dampak yang serius bagi korban dan juga memiliki konsekuensi hukum bagi pelakunya. Kami mengajak para pelajar untuk saling menghormati, saling peduli, serta berani melapor apabila melihat atau mengalami tindakan bullying," ujar Kompol Teguh.

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para pelajar tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar cara menghadapi pelaku bullying, langkah yang harus dilakukan apabila menjadi korban, hingga pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Melalui kegiatan ini, Polsek Tualang berharap para pelajar semakin memahami bahaya perundungan, memiliki sikap empati, disiplin, dan saling menghargai, sehingga tercipta budaya sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari bullying.(Lin)