Kunjungi Istana Siak, Bupati Afni Minta Komisi X DPR RI Dukung Renovasi Cagar Budaya
"Di lantai dua masih banyak tersimpan benda-benda peninggalan Kerajaan Siak. Namun, kondisinya tidak memungkinkan dikunjungi karena lantainya sudah lapuk dan dikhawatirkan tidak mampu menahan beban," katanya.
Afni menyebut kebutuhan anggaran untuk renovasi Istana Siak diperkirakan mencapai Rp10 miliar hingga Rp20 miliar. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Siak pada tahun 2026 baru memperoleh bantuan dari Kementerian Kebudayaan sebesar Rp3,5 miliar.
Menurutnya, bantuan tersebut menjadi langkah awal yang positif, namun belum mencukupi untuk membiayai seluruh proses rehabilitasi bangunan bersejarah tersebut.
"Dengan anggaran yang tersedia saat ini, tentu belum mampu menutupi seluruh kebutuhan perbaikan Istana Siak," ungkapnya.
Karena itu, Afni berharap Komisi X DPR RI dapat mendorong pemerintah pusat mengalokasikan tambahan anggaran agar renovasi dapat dilakukan secara menyeluruh. Ia menegaskan pelestarian Istana Siak tidak hanya penting bagi masyarakat Kabupaten Siak, tetapi juga bagi sejarah dan kebudayaan nasional.
"Kami sangat berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat untuk merenovasi Istana Siak. Bangunan ini memiliki nilai sejarah yang luar biasa karena masih menyimpan berbagai peninggalan Kesultanan Siak yang harus dijaga untuk generasi mendatang," tuturnya.