Kematian di SPBU Palas, Begini Kronologi Berdasarkan Keterangan Saksi Mata
Usai mengamankan senjata tajam tersebut, AAPR langsung meminta kepada beberapa orang yang ada di tempat dan menyaksikan kejadian tersebut agar menghubungi pihak kepolisian.
"Klien kami masih sempat berkata telepon kalian dulu polisi, tolong telepon kalian polisi," jelas Bedman mengulangi ucapan klien mereka.
Namun karena masih merasa terancam atas keberadaan teman-teman korban, maka AAPR pun segera membawa mobilnya meninggalkan lokasi dan mengamankan sebilah pisau tersebut.
"Setelah mengantarkan mobilnya, klien kami kembali lagi ke lokasi kejadian guna memastikan korban dan meminta kepada pihak SPBU Palas untuk menelepon pihak kepolisian," jelas Bedman.
Dikarenakan tidak melihat ada yang menghubungi pihak kepolisian, maka AAPR segera meninggalkan SPBU tersebut.
Selang beberapa waktu, AAPR dengan rasa takutnya, mencoba mengamankan diri dan meninggalkan kota Pekanbaru.