Menu

BRI Siak dan Disbudparpora Luncurkan QRIS di Objek Wisata, Beli Tiket Istana Siak Cukup Scan

Lina 25 Jul 2026, 11:22
BRI Siak dan Disbudparpora Luncurkan QRIS di Objek Wisata, Beli Tiket Istana Siak Cukup Scan
BRI Siak dan Disbudparpora Luncurkan QRIS di Objek Wisata, Beli Tiket Istana Siak Cukup Scan

RIAU24.COM - Siak – Pemerintah Kabupaten Siak terus mempercepat transformasi digital di sektor pariwisata. Berkolaborasi dengan BRI Cabang Siak, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) resmi meluncurkan layanan pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di sejumlah objek wisata yang dikelola pemerintah daerah.

Peluncuran layanan tersebut diresmikan oleh Bupati Siak, Dr. Afni, yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Tengku Amry. Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia, Pimpinan BRI Cabang Siak, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku usaha pariwisata, insan pers, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Tengku Amry menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak mendukung penuh penerapan sistem pembayaran digital di seluruh destinasi wisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, digitalisasi transaksi tidak hanya mempermudah wisatawan dalam bertransaksi tanpa uang tunai, tetapi juga menciptakan tata kelola keuangan yang lebih tertib, transparan, efektif, dan akuntabel.

"Melalui QRIS, masyarakat dan wisatawan tidak perlu lagi membawa uang tunai. Seluruh transaksi tercatat secara otomatis sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Kami mengapresiasi BRI Cabang Siak yang telah menjadi mitra strategis Pemkab Siak dalam mewujudkan digitalisasi sektor pariwisata," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Disbudparpora Kabupaten Siak, Raja Rafila Irawan, menjelaskan bahwa peluncuran QRIS merupakan kelanjutan dari transformasi digital yang telah dimulai sejak dua tahun lalu melalui penerapan sistem e-ticketing di sejumlah objek wisata milik pemerintah daerah.

Ia mengatakan, meski implementasi e-ticketing masih dilakukan secara bertahap, sistem tersebut telah menjadi fondasi penting dalam membangun tata kelola destinasi wisata yang modern dan berorientasi pada pelayanan prima.

"Hari ini inovasi tersebut kami sempurnakan dengan menghadirkan pembayaran digital berbasis QRIS. Integrasi e-ticketing dan QRIS akan memberikan kemudahan bagi wisatawan sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan destinasi wisata di Kabupaten Siak," jelasnya.

Sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat, Disbudparpora menghadirkan promo tiket masuk Istana Siak hanya Rp1 menggunakan QRIS bagi 200 transaksi pertama selama masa promosi. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat terhadap transaksi digital sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Kabupaten Siak.

Pada kesempatan itu, Disbudparpora juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan BRI Cabang Siak atas sinergi yang telah terjalin sehingga layanan pembayaran digital di objek wisata dapat diwujudkan.

Pimpinan BRI Cabang Siak menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program digitalisasi Pemerintah Kabupaten Siak, khususnya dalam mempermudah transaksi pembayaran di seluruh destinasi wisata.

Tak hanya di kawasan wisata sejarah, BRI juga telah berkolaborasi dalam pengembangan Agrowisata Petik Melon Buantan Besar melalui penyediaan sistem pembayaran digital. Inovasi tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi wisatawan, meningkatkan kenyamanan bertransaksi, sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata lokal.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Siak, Bank Indonesia, dan BRI Cabang Siak menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mempercepat transformasi digital di sektor pariwisata. Dengan dukungan teknologi pembayaran digital, Kabupaten Siak semakin siap menjadi destinasi wisata yang modern, berkualitas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan wisatawan.(Lin)