PHR Kembangkan Kampung Patin di Rokan Hilir, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Budidaya Perikanan
RIAU24.COM - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ekonomi masyarakat melalui Program Kampung Patin di Kepenghuluan Parit Aman, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Program pemberdayaan berbasis budidaya ikan air tawar ini diarahkan untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus menghidupkan kembali potensi sektor perikanan daerah.
Pengembangan Kampung Patin menjadi bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PHR yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kapasitas usaha berbasis potensi lokal.
Bersama SKK Migas dan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau, PHR mengembangkan model budidaya ikan patin yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga membangun ekosistem usaha melalui peningkatan keterampilan, penyediaan sarana produksi, dan pendampingan bisnis masyarakat.
Program ini memiliki nilai strategis bagi Rokan Hilir yang memiliki sejarah panjang sebagai daerah penghasil ikan. Bagansiapiapi, ibu kota Kabupaten Rokan Hilir, pernah dikenal sebagai salah satu kota perikanan terbesar di dunia. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, penurunan produksi perikanan tangkap maupun budidaya turut memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui Kampung Patin, PHR berupaya mendorong transformasi ekonomi masyarakat dari ketergantungan pada sektor perikanan tangkap menuju usaha budidaya yang lebih terencana dan berkelanjutan.
Manager CSR PHR WK Rokan, Pandjie Galih Anoraga, mengatakan program tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus membuka peluang pendapatan baru.