Menyusuri Sungai Siak dalam Lantunan Zikir, Ghatib Beghanyut Jadi Ikhtiar Spiritual
Menyusuri Sungai Siak dalam Lantunan Zikir, Ghatib Beghanyut Jadi Ikhtiar Spiritual
Dari atas kapal dan perahu, lantunan zikir, takbir, dan tahlil menggema di sepanjang perjalanan. Rombongan bergerak menyusuri Sungai Siak hingga menuju kawasan feri penyeberangan Belantik, Desa Langkai.
Di tengah gelapnya malam dan luasnya Sungai Siak, suara zikir yang dilantunkan bersama menghadirkan suasana khidmat sekaligus menjadi simbol kebersamaan masyarakat dalam memanjatkan doa keselamatan.
Perjalanan mengikuti arus sungai juga memiliki makna simbolis. Arus yang membawa perahu menuju hilir dimaknai sebagai doa dan ikhtiar agar segala bala, penyakit, marabahaya, dan keburukan dijauhkan dari negeri dan dibawa pergi menuju laut.