Menu

Instruksi Diskes, Puskemas Diminta Percepat Penanganan DBD

Dahari 13 Sep 2026, 10:33
Instruksi Diskes, Puskemas Diminta Percepat Penanganan DBD
Instruksi Diskes, Puskemas Diminta Percepat Penanganan DBD

Ditambahkan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bengkalis Irawadi, SKM, MPH, bahwa DBD merupakan penyakit yang disebabkan virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti. Nyamuk tersebut umumnya aktif menggigit pada pagi hingga sore hari dan berkembang biak pada wadah yang berisi air bersih serta tergenang.

Proses penularan terjadi ketika nyamuk menggigit orang yang terinfeksi virus dengue. Virus kemudian berkembang di dalam tubuh nyamuk dan dapat ditularkan kepada orang lain melalui gigitan berikutnya.

Dinkes Bengkalis menegaskan bahwa pencegahan DBD tidak hanya bergantung pada fogging. Masyarakat memiliki peran penting melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan menerapkan 3M Plus.

Menguras tempat penampungan air secara rutin, setidaknya setiap minggu, termasuk bak mandi dan wadah air lainnya. Menutup rapat tempat-tempat yang dapat menampung air, memasukkan bubuk pembasmi jentik (abate) yang saat ini harganya sangat murah dan mudah didapat melalui online (shopee/lazada/lainnya).

Ketersediaan abate di UPT Puskesmas sangat terbatas, sehingga bagi yang mampu, dapat membeli secara mandiri.

Selanjutnya bagi masyarakat mewapadai perkembangbiakan nyamuk aedes di dalam rumah seperti despenser, belakang kulkas, pot bunga, ban-ban bekas dibelakang rumah yang mengandung air agar diperhatikan dengan cara membuang air tersebut setiap minggu atau memasukkan minyak bekas atau oli bekas sehingga jentik dan nyamuk tidak bisa bertelur.

Halaman: 123Lihat Semua