Petani Sawit Kalimantan Pelajari Praktik Budidaya Berkelanjutan di Riau
Hasil kunjungan tersebut, katanya, akan disampaikan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait di Kabupaten Landak maupun Kabupaten Sanggau sebagai bagian dari upaya membangun pola kemitraan yang sesuai bagi petani setempat.
Kepala Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Sugito, mengatakan studi lapangan tersebut membuka wawasan peserta mengenai pengelolaan PSR secara terintegrasi.
Selama tiga hari, rombongan melihat langsung kebun petani, proses pengolahan di pabrik hingga pola pendampingan yang dijalankan bersama PTPN IV Regional III.
"Studi banding ini sangat diperlukan dan sangat bermanfaat bagi kami untuk mendapatkan pengalaman dan pengetahuan mengenai PSR," katanya.
Menurut Sugito, kunjungan langsung ke petani menjadi salah satu bagian paling penting karena peserta dapat melihat kondisi tanaman dan produktivitas kebun yang telah menjalankan pola kemitraan.
"Kami langsung turun ke petani, kemudian ke pabrik dan ke PTPN. Yang kami lihat, program PSR yang bermitra dengan PTPN ini sangat bagus. Hasil produksi petaninya juga kami lihat langsung di lapangan," ujarnya.