Menu

WALHI Telusuri Jejaring Korporasi dan Tokoh di Balik Risiko Karhutla 2026

Zuratul • 29 Oct 2026, 16:13
Potret Karhutla di Provinsi Jambi. (Dok. Walhi)
Potret Karhutla di Provinsi Jambi. (Dok. Walhi)

Di Kalimantan Tengah, pemantauan WALHI menemukan sedikitnya 24 titik kebakaran yang tersebar di wilayah izin PT Globalindo Agung Lestari dan PT United Agro Indonesia.

Kedua perusahaan tersebut disebut terafiliasi dengan Genting Group asal Malaysia.

Berdasarkan temuan WALHI Kalimantan Tengah, luas lahan perusahaan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Sejumlah titik kebakaran berada di dalam maupun sekitar konsesi, termasuk wilayah yang berbatasan dengan lahan masyarakat dan kawasan berhutan.

WALHI juga mencatat sebagian wilayah tersebut memiliki karakteristik lahan gambut dengan kedalaman sekitar satu meter. Kondisi ini menjadi perhatian karena kebakaran di kawasan gambut dapat menimbulkan persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan khusus.

WALHI Desak Penelusuran hingga Pihak yang Mengendalikan Lahan

Melalui kajian tersebut, WALHI mendesak pemerintah membuka transparansi kepemilikan dan pemilik manfaat akhir perusahaan, menyelidiki konsesi yang mengalami kebakaran berulang, serta menelusuri pertanggungjawaban hingga perusahaan induk dan pihak yang terbukti memiliki kendali atas kegiatan usaha.

Halaman: 789Lihat Semua