Kesetaraan Dalam Secangkir Kopi
Officer CID Zona Rokan South Pertamina Hulu Rokan (PHR), Lidia Sari, mengatakan Kafe Ruang Setara merupakan bagian dari program pembinaan kelompok disabilitas yang diinisiasi PHR melalui program Pemko Pesmina (Program Pemberdayaan Komunitas Penyandang Disabilitas Pertamina). Program ini memberikan pelatihan keterampilan mulai dari barista hingga kuliner, agar penyandang disabilitas dapat mengembangkan potensi dan memiliki kesempatan untuk bekerja.
''Pemko Pesmina dirancang khusus untuk memberdayakan kelompok penyandang disabilitas agar mereka memiliki kemandirian ekonomi, keterampilan praktis, dan ruang inklusif untuk bekerja. Karena kami melihat keterbatasan peluang kerja bagi teman-teman disabilitas. Kami pun melakukan diskusi dengan tim UPT PPD dan menjelaskan rencana program kerja. Dari pertemuan itu, kami membuat rancangan program sehingga muncullah kafe disabilitas," ungkap Lidia.
Sebelum kafe beroperasi, PHR terlebih dahulu melakukan penguatan kapasitas kelompok penyandang disabilitas.
Pembinaan dimulai dari pelatihan dasar pengelolaan keuangan dan kewirausahaan, penguatan kelembagaan melalui pembentukan koperasi, hingga pelatihan keterampilan kerja.
"PHR memilih konsep kafe inklusif karena ingin menciptakan ruang yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga membuka kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berperan aktif di dunia kerja," ujar Lidia.
Menurutnya, kehadiran kafe ini bukan sekadar menyediakan tempat yang ramah bagi penyandang disabilitas, tetapi juga membuka ruang bagi mereka untuk bekerja, belajar, mengembangkan keterampilan, hingga membangun usaha secara mandiri.