Menu

Masih Ada Gempa Susulan, Masyarakat Solok Selatan Masih Takut Kembali ke Rumah

Siswandi 1 Mar 2019, 16:32
Masyarakat terdampak gempa di Solok Selatan masih bertahan di tenda darurat yang dibangun seadanya. Foto: int
Masyarakat terdampak gempa di Solok Selatan masih bertahan di tenda darurat yang dibangun seadanya. Foto: int

RIAU24.COM -  Hingga Jumat 1 Maret 2019 siang tadi, masyarakat Kabupaten Solok Selatan di Sumatera Barat yang menjadi korban gempa bumi, masih takut kembali ke rumah. Sebab, di daerah itu masih terjadi gempa susulan.

Saat ini, kebanyakan masyarakat yang terkena dampak gempa, masih bertahan di tenda-tenda darurat yang dibangun dari terpal bekas yang dipancangkan dengan kayu.

Tetapi tenda itu tak berarti membuat mereka nyaman meski untuk sementara, sebab saat hujan deras seperti malam tadi, tak dapat dihindari bakal kehujanan juga.

"Sejak malam di tenda, ada lansia dan anak-anak juga. Sedangkan kami laki-laki berjaga-jaga. Tadi malam hujan. [sebagai] Antisipasi, ya, kami bikin parit kecil agar air tidak masuk tenda," kata Purwadi, warga Sungai Sungkai, Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Purwadi, termasuk warga lain yang terdampak, membutuhkan tenda untuk penampungan sementara masing-masing keluarga. Belum ada bantuan sejauh ini sehingga mereka hanya membuat tenda darurat dari terpal.

zxc2

Wakil Bupati Solok Selatan, Abdul Rahman, memahami sikap warga yang tinggal di tenda-tenda darurat gara-gara khawatir gempa susulan. Dia berjanji mengadakan secepatnya tenda-tenda yang lebih baik untuk menampung sementara keluarga-keluarga terdampak gempa.

Selain itu, logistik siap saji merupakan kebutuhan yang sangat mendesak, karena sebagian besar peralatan dapur milik warga rusak akibat gempa kemarin.***