Menu

Marak Disorot Karena Kesalahan Entri Data, KPU Malah Sebut Jumlahnya Bisa Saja Bertambah

Siswandi 20 Apr 2019, 23:55
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -  

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memastikan kesalahan entri data sistem informasi penghitungan (Situng) murni sebagai human error, dan bukan upaya berbuat kecurangan.

Seperti diketahui, kesalahan entri data itu diduga terjadi di beberapa daerah, termasuk Riau. Bahkan, ada kemungkinan jumlahnya lebih banyak dari yang disebut-sebutkan sejauh ini.

"Jadi saya tegaskan tidak ada niat untuk curang. Kalau terjadi karena kesalahan input, itu saya menduga murni karena kesalahan human error," ungkap Arief di Gedung KPU RI, Jakarta, Sabtu 20 April 2019.

Arief menjelaskan kesalahan entri data karena petugas di lapangan kelelahan. "KPU Kabupaten, Kota itu sejak mulainya tahapan itu sudah bekerja over time, mungkin petugas entri ini yang kita memang meminta ini kalo bisa dalam waktu 1x24 jam selesai, jadi kerja ngebut," tambahnya, dilansir viva.

Karena itu, pihaknya akan segera memperbaiki kesalahan data tersebut. "Kalau salah input kan kita lakukan koreksi," tegasnya.


zxc2

Bertambah

Sebelumnya, Komisioner KPU Pramono Ubaid mengakui ada kemungkinan pihaknya salah dalam mengentri atau memasukkan data penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ke sistem penghitungan atau situng melalui website mereka.

Dari informasi yang beredar di media sosial, ada kesalahan entri di lima TPS, di lima daerah yaitu Maluku, NTB, Jawa Tengah, Riau, dan Jakarta Timur.

Menurut Pramono, sejauh ini dari angka yang sudah masuk ke sistem penghitungan, mereka menemukan kesalahan tidak hanya terjadi di lima TPS tetapi bertambah 9 TPS. "Nanti akan saya detailkan. Kira-kira sejauh ini sudah menemukan 9 TPS ada kesalahan entri tersebut," ujarnya lagi. ***