Menu

Disdik Pekanbaru Persilahkan Ratusan Anak Imigran Masuk Sekolah Negeri, IOM Belum Mau Berkomentar

Riki Ariyanto 27 Jun 2019, 20:16
Anak-anak imigran di Pekanbaru (foto/surya)
Anak-anak imigran di Pekanbaru (foto/surya)

RIAU24.COM - Kamis 27 Juni 2019, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Abdul Jamal telah menyampaikan pihaknya membuka peluang bagi anak imigran asing masuk ke sekolah negeri. Hal itu mengingat ada lebih dari 100 anak imigran sudah usia sekolah.

Dari informasi Dinas Pendidikan Pekanbaru setidaknya anak imigran yang berusia sekolah sebanyak 286 orang. Jika dirinci, anak-anak yang butuh pendidikan dasar ada sebanyak 110 orang.

Hanya saja ketika dimintai tanggapan, pihak International Organization for Migration (IOM) belum mau berkomentar lebih banyak. Putri, salah seorang anggota IOM, saat dihubungi Riau24 Group melalui pesan WhatsApp, meminta surat permohonan wawancara.

"Boleh tolong kirim permohonan wawancara dengan surat resmi ke e-mail. Nanti akan ditindaklanjuti lewat e-mail tersebut. Terima kasih sebelumnya," sebut Putri, Kamis (27 Juni 2019).

Sebelumnya Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal sebut bolehnya anak imigran masuk sekolah negeri atas dasar rekomendasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) juga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hanya saja tetap ada syarat, yaitu anak imigran tersebut mesti bisa berbahasa Indonesia. "Syaratnya, anak imigran itu harus bisa memahami bahasa Indonesia," tutur Abdul Jamal.

Agar program tersebut terlaksana pihaknya berkoordinasi dengan IOM, Imigrasi Pekanbaru, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pekanbaru. "Kami berharap anak-anak imigran ini bisa menghabiskan waktunya dengan aktivitas yang positif," tutur Jamal.