Menu

Jelang Pelantikan Jokowi-Maruf, Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu Bengkalis Ajak Masyarakat Jangan Terprovokasi

Dahari 14 Oct 2019, 15:50
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Bengkalis Herman Achmad (foto/hari)
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Bengkalis Herman Achmad (foto/hari)

RIAU24.COM - BENGKALIS- Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Bengkalis Herman Achmad menyampaikan dan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menyukseskan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 mendatang.

zxc1

Hal tersebut disampaikan Herman Achmad kepada sejumlah wartawan, Senin 14 Oktober 2019 di Bengkalis. "Kita berbicara terhadap di wilayah Kabupaten Bengkalis yang selama ini, kita dari LMB menyatakan apresiasi juga dengan aparat keamanan kita yang senantiasa aktif melihat kondisi saat ini. Dan alhamdulilah, Kabupaten Bengkalis sangat kondusif,"ungkap Ketua LMB Herman Achmad yang juga Kepala Diskop Bengkalis.

zxc2


Diutarakan Herman Achmad, dengan kondusifnya di wilayah Bengkalis ini, Laskar Melayu Bersatu akan tetap menjaga dan menjalin kerjasama dengan aparat penegak hukum untuk menjaga kondisi tersebut. Agar jangan sampai Bengkalis ini ada gangguan gangguan terutama dari sisi Rasis.

"Kita sebagai warga negara, menghimbau kepada siapapun itu, untuk senantiasa memahami kondisi, apalagi saat ini kita sangat mudah terprovokasi dan ini yang harus kita hindari," ungkapnya.

"Kita dari LMB secara kelembagaan, secara institusi mengingatkan terutama khususnya kepada seluruh anggota LMB, untuk senantiasa menjaga kondisi ini. Dan Alhamdulilah, terhadap hal hal ekses ekses yang dianggap menimbulkan dampak. Dan itu akan kita koordinasikan dan sampai hari ini, kita tetap menjaga ini, dan kita berharap lembaga lembaga apapun bentuknya, yang sifatnya bermitra kepada masyarakat untuk memberikan pencerahan jangan sampai mudah terprovokasi," ujar Herman lagi.

Masih kata Herman, dengan kondisi yang sampai saat ini masih tetap bisa terjaga terus menerus, dan diawali, jangan sampai pelantikan Presiden dan Wakil Presiden ada hal hal yang tidak diinginkan.

"Karena ini merupakan bagian daripada gambaran bahwa kondisi negara kita ini apapun dia keamanan sangat menentukan terhadap perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (R24/hari)