Gelar Tradisi Ghatib Beghanyut, Pemkab Siak Jadikan Sebagai Wisata Religi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak kembali menggelar tradisi kebudayaan turun-temurun yakni Ghatib Beghanyut (foto/lin)
Sementara itu, Ketua LAMR Kabupaten Siak Wan Said menjelaskan bahwa tradisi Ghatib Beghanyut sudah ada sejak 1976, hal ini dilaksanakan sebagai upaya menolak bala agar negeri terhindar dari musibah di masa itu.
zxc2
Baca juga: DPRD-Pemprov Riau Sepakati LKPJ 2025
“Dahulu ada dua cara yang dilakukan untuk melaksanakan do’a tolak bala yakni Ghatib Bejalan dan Ghatib Beranyut, dengan menggunakan sampan berhanyut di Sungai Siak," kata dia.