Menu

Cuman Ingin Melihat Pipis, Pejabat Prancis Racuni 200 Wanita

Riko 9 Nov 2019, 13:31
Foto (internet)
Foto (internet)

Salah satu wanita mengatakan dia dirawat di rumah sakit dengan infeksi saluran kemih setelah pertemuan itu.

Libération mengatakan bahwa pejabat tersebut menyimpan catatan kejadian pada lembar kerja Excel.

Kasus ini terungkap ketika seorang wanita menangkap basah aksi pejabat itu yang memotret bagian bawah roknya di bawah meja dan melaporkannya kepada atasannya.

Kementerian Kebudayaan Prancis kemudian melaporkannya ke polisi, yang menemukan rincian di komputernya tentang wanita yang menjadi sasarannya. Dia diskors pada Oktober 2018 dan dipecat tiga bulan kemudian ketika sebuah penyelidikan dibuka oleh kantor kejaksaan Paris, Libération melaporkan.

Kantor berita AFP melaporkan investigasi polisi mengungkapkan bahwa minuman para wanita telah dibubuhi diuretik yang kuat.

Menteri Kebudayaan Prancis Franck Riester mengatakan kepada radio Europe 1 bahwa ia terbelenggu oleh kasus cabul orang gila.

Halaman: 123Lihat Semua