Menu

Soal Ini, Tiongkok Kecam Amerika, Lalu Berterima Kasih kepada Indonesia

Ryan Edi Saputra 6 Feb 2020, 09:16
Jubir Kemenlu Tiongkok Hua Chunying mengucapkan terima kasih kepada Indonesia.
Jubir Kemenlu Tiongkok Hua Chunying mengucapkan terima kasih kepada Indonesia.

RIAU24.COM - Tiongkok mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada sejumlah negara yang dinilai telah membantu penanganan wabah virus corona. Salah satu negara itu adalah Indonesia.

"Sejauh ini ada 21 negara yang telah membantu kami, yakni Korea Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Kazakhstan, Pakistan, Jerman, Inggris, Prancis, Hungaria, Belarusia, Turki, Iran, Uni Emirat Arab, Aljazair, Mesir, Australia, Selandia Baru, Trinidad and Tobago, dan UNICEF," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua Chunying melansir jpnn.com, Kamis (6/2/2020).

Menurut dia, 21 negara tersebut memberikan kontribusi nyata dengan menyumbangkan peralatan medis kepada Tiongkok. Seperti diketahui, Indonesia telah mengirimkan bantuan ke Tiongkok berupa masker dan peralatan medis lainnya

"Sumbangan itu bentuk belas kasih sayang mereka kepada kami yang sangat mendalam. Antarteman saling membutuhkan. Saya ingin mengucapkan teriima kasih kepada semua," katanya. 

Sebelumnya, pemerintah Tiongkok mengecam Amerika Serikat karena tidak berkontribusi sama sekali dalam penanganan virus corona. Beijing menilai Negeri Paman Sam tersebut hanya menimbulkan kepanikan dengan mengevakuasi warga dan menerbitkan larangan perjalanan. 

"Negeri-negeri sangat maju seperti AS dengan kemampuan dan fasilitas pencegahan epidemi yang kuatlah yang memulai memberlakukan pembatasan berlebihan yang bertentangan dengan anjuran WHO," kata Hua.

Angka kesembuhan wabah penyakit pneumonia yang diakibatkan oleh paparan virus corona di Tiongkok sudah mencapai angka 1.020. Angka kesembuhan itu jauh melampaui angka kematian yang mencapai 493 orang. 

Meskipun demikian masih ada 3.219 orang lagi yang saat ini dalam kondisi kritis setelah terinfeksi virus jenis baru 2019-nCoV tersebut. Jumlah orang yang positif mengidap 2019-nCoV juga telah mencapai 24.447, sedang yang berstatus terduga sebanyak 23.260 orang. ***