Menu

Ditanya Soal Buruh Ancam Mogok Karena Tolak Omnibus Law, Menteri Luhut Malah Sebut Hanya Ngomong Saja!

Siswandi 20 Feb 2020, 23:55
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Tak hanya itu, rasa kecewa juga dilontarkan Presiden Konfenderasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silabah. Tak sekedar kecewa, organisasi buruh yang dulunya adalah pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kampanye ini, memutuskan untuk melawan Jokowi terkait  Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja. 

Menurut Elly, organisasinya akan melakukan demonstrasi besar-besaran menolak Omnibus Law. Sebelum melakukan aksi pihaknya akan menyerahkan kertas posisi kepada DPR RI. Berharap kertas posisi yang dibuatnya tersebut dapat mengubah substansi Omnibus Law Cipta Kerja.

"Setelah itu kami aksi mulai 1 Maret sebagai pemanasan, dan aksi besar pada tanggal 11 Maret," jelas Elly saat konferensi pers di Kantor KSBSI, Jakarta Timur, Rabu (19/2) seperti dilansir republika.

Elly mengaku, KSBSI adalah relawan Presiden Jokowi,  tapi bukan berarti kebijakan yang tidak pro buruh dapat dikompromikan. Bahkan, KSBSI melawannya dengan sedikit mengubah gerakan yang selama ini terlalu soft. Pihaknya akan berupaya mengeluarkan warna KSBSI yang sesungguhnya.

"Terlalu lembut ternyata menjadi tidak dipandang tapi bukan berarti radikal, kami akan bersuara sampai suara kami didengar. Kami janjikan di lapangan kami semua buruh satu suara," tegasnya lagi. ***

Halaman: 12Lihat Semua