Menu

Dihuni 5.000 Prajurit, Tiga Kru Kapal USS Theodore Roosevelt Positif Corona

Satria Utama 25 Mar 2020, 09:42
Kapal induk USS Theodore Roosevelt
Kapal induk USS Theodore Roosevelt

RIAU24.COM -  WASHINGTON - Para awak kapal induk USS Theodore Roosevelt dilanda kekhawatiran. Pasalnya tiga kru salah satu kapal terbesar Angkatan Laut AS itu  positif COVID-19 sekitar dua minggu setelah mengunjungi Vietnam.

"Tiga pelaut di atas kapal induk kelas Nimitz USS Theodore Roosevelt telah dikarantina dan diterbangkan dari kapal perang setelah mereka dinyatakan positif virus," kata penjabat Sekretaris Angkatan Laut Thomas Modly seperti dilansir Sindonews dari Sputnik, Rabu, (25/03/2020).

Roosevelt memiliki sekitar 5.000 personel di dalamnya dan berbasis di San Diego, California. Kapal itu saat ini berada di Laut Filipina setelah baru-baru ini dipanggil ke pelabuhan di Da Nang, Vietnam, selama lima hari awal bulan ini.

Meskipun ini adalah kasus pertama COVID-19 yang ditemukan di kapal-kapal Angkatan Laut AS di laut, mereka bukan yang pertama dalam layanan ini. Beberapa pelaut yang ditugaskan di kapal perang juga berbasis di San Diego, seperti USS Coronado dan USS Boxer, serta pelaut Angkatan Laut dan Marinir di beberapa pangkalan daerah, juga telah dinyatakan positif menderita penyakit pernapasan yang sangat menular.

Penemuan tes positif di atas kapal Roosevelt datang hanya beberapa hari setelah Angkatan Laut mengirim beberapa tim medis ke tiga kapal Armada Pasifik, termasuk Roosevelt tetapi juga USS Amerika dan USS Blue Ridge.

The Navy Times mencatat bahwa, Unit Pengobatan Preventif Deployed Deployed Navy akan dapat menguji kelompok pelaut yang menunjukkan gejala influenza, yang agak mirip COVID-19 pada awal infeksi, dan bahwa pengujian batch akan jauh lebih cepat daripada tes individu.

Letnan Cmdr Danett Bishop, pemimpin dan ahli mikrobiologi untuk tim kedokteran pencegahan di USS America, mengatakan bahwa tim membawa serta kemampuan laboratorium tercanggih yang dikerahkan oleh Kedokteran Kedokteran Angkatan Laut.

“Kita dapat membuat keputusan kesehatan secara langsung, meningkatkan kesehatan kru sambil meminimalkan potensi wabah COVID-19,” ujar dia.****