Menu

Ternyata Seperti Ini Perkembangan Virus Corona di Asia Tenggara: Kasus Terbanyak Ada di Malaysia, Indonesia Bagaimana?

Siswandi 30 Mar 2020, 12:28
Ilustrasi
Ilustrasi

RIAU24.COM -  Sejak jadi epidemi di Wuhan, Provinsi Hubei, Chin, akhir Desember 2019 lalu, virus Corona telah jadi wabah dan pandemi di seluruh dunia. Ribuan nyawa pun telah melayang akibatnya. Khusus untuk kawasan Asia Tenggara, sejauh ini Malaysia masih menjadi negara yang paling banyak ditemukan kasus positif Corona. Lalu, bagaimana dengan kondisi Indonesia? Berikut gambarannya. 

Dari skema yang disusun Jhons Hopkins University and Medicine, menunjukkan penyakit itu telah menyebar hingga ke 177 negara atau 202 negara menurut data WHO. Indonesia pun termasuk di dalamnya. 

Dilansir tempo, Senin 30 Maret 2020, sebagai salah satu negara yang berada di kawasan Asia Tenggara, Indonesia baru mengonfirmasi adanya kasus Corona pada 2 Maret 2020 lalu. 

Tapi sejak saat itu, penambahan kasus Corona yang dikonfirmasi pemerintah, jadi tak terbendung. Hingga per 30 Maret 2020, kasus Corona di Indonesia telah menembus angka 1.285 kasus. Sementara kasus yang menyebabkan kematian, saat ini telah mencapai 114 kasus. 

Sebelum Indonesia, beberapa negara di Asia Tenggara seperti Thailand, Filipina, Singapura, dan Malaysia, telah terlebih dahulu menemukan mengumumkan penularan virus itu. Ada yang terjangkit sejak Februari, bahkan Januari. 

Tapi jumlah kasusnya sudah langsung disaingi bahkan dilampaui Indonesia. Bahkan untuk kasus korban meninggal, Indonesia bahkan sudah menjadi yang terbanyak dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara lainnya. Meski pun secara kasus positif Corona, Malaysia masih menjadi yang terbanyak. 

Data perbandingan Kasus Corona di Asia Tenggara Berdasarkan Kasus Positif 

- Malaysia, total kasus infeksi 2.470 dengan korban meninggal 35 orang
- Filipina, total kasus infeksi 1.418 kasus, 71 meninggal
- Thailand, total kasus infeksi 1.388 kasus, 7 meninggal

- Indonesia, tTotal kasus infeksi 1.285 kasus, 114 meninggal
- Singapura, total kasus infeksi 844 kasus, 3 meninggal
- Vietnam, Total kasus infeksi 188 kasus, meninggal 0
- Brunei, total kasus infeksi 126 kasus, 1 meninggal
- Kamboja, total kasus infeksi 103 kasus, meninggal 0
- Myanmar, total kasus infeksi 10 kasus, meninggal 0 
- Timor Lester, total kasus infeksi 1 kasus, meninggal 0. ***