Menu

Korban Corona di AS Semakin Parah, Trump Marah Besar Dan Sebut WHO Sebagai Boneka China

Riko 19 May 2020, 11:16
Donald Trump (net)
Donald Trump (net)

RIAU24.COM -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluapkan kemarahannya dengan menyerang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan sebutan boneka China. Serang verbal Gedung Putih ini muncul lantaran AS masih belum bergeser dari posisinya sebagai negara terparah terinfeksi covid-19. 

"Mereka adalah boneka China, mereka China-sentris untuk membuatnya lebih bagus," katanya pada hari Senin di Gedung Putih merujuk pada WHO.

Trump mengatakan Amerika Serikat membayar sekitar USD450 juta setiap tahun kepada WHO, kontribusi terbesar dari negara mana pun. Rencananya, AS akan memangkasnya. Tapi Trump mengaku sedang mempertimbangkan untuk memotong atau membatalkan dukungan finansial AS untuk WHO.

"Karena kami tidak diperlakukan dengan benar. Mereka memberi kami banyak nasihat buruk," katanya Trump, seperti dikutip Sindonews mengutip AFP. Selasa 19 Mei 2020.

Trump berbicara ketika WHO mengadakan pertemuan tahunan pertamanya sejak pandemi melanda dunia. Virus corona baru, SARS-CoV-2, yang menyebabkan penyakit Covid-19 terdeteksi pertama kali di Wuhan, China, pada Desember 2019.

Virus ini kini menyebar ke 213 negara dan beberapa teritorial. Hingga hari ini 19 Mei 2020 jumlah kasus virus corona secara global mencapai 4.891.330 dengan 320.134 kematian dan sebanyak 1.907.422 pasien berhasil disembuhkan.

Berikut data 6 negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di dunia:

1. Amerika Serikat: 1.550.294 kasus, 91.981 kematian, 356.383 pasien sembuh

2. Rusia: 290.678 kasus, 2.722 kematian, 70.209 pasien sembuh
3. Spanyol: 278.188 kasus, 27.709 kematian, 196.958 pasien sembuh
4. Brasil: 255.368 kasus, 16.853 kematian, 100.459 pasien sembuh
5. Inggris: 246.406 kasus, 34.796 kematian, jumlah pasien sembuh dalam pendataan
6. Italia: 225.886 kasus, 32.007 kematian, 127.326 pasien sembuh