Jokowi Sering Marah-marah ke Anak Buahnya, Ali Ngabalin Bilang Begini

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 06:39 WIB
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin

RIAU24.COM - Belakangan ini, Presiden Joko Widodo rajin memarahi anak buahnya yang belum maksimal dalam penyerapan anggaran untuk penanganan pandemik Covid-19 beserta dampaknya.

Dilansir dari Rmol.id, Jumat, 7 Agustus 2020, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin menyebutkan jika kemarahan Presiden Jokowi semata-mata untuk membangun motivasi para menterinya agar dapat bekerja secara extraordinary.

"Sebagai seorang kepala negara, sebagai seorang kepala pemerintahan tentu beliau harus memberikan motivasi dengan berbagai cara dalam meyakinkan para pembantunya. Saya kira kita mesti lihat dari sisi itu," kata dia.

Baca Juga: Tiba-tiba Tutup Botol Kopi Copot Sendiri, Abdel Langsung Hentikan Wawancara Dengan Komeng

Ngabalin berpendapat, kemarahan tersebut bentuk rasa sayang Jokowi kepada kabinetnya, dan sebagai kepala negara dia juga membutuhkan pembantu yang tahan banting dalam melaksanakan tugas yang diberikann.

"Karena, sehebat apapun Pak Jokowi tidak mungkin kerja sendiri, mesti didukung oleh para pembantunya yang hebat itu. Supaya kita juga bisa memberikan kontribusi yang baik untuk sumbangkan pikiran dalam beberapa diksi dipakai oleh publik," ujarnya.

Disinggung terkait dengan kondisi Indonesia yang terancam masuk ke dalam jurang resesi, dia menyebutkan jika Indonesia merupakan negara yang kuat.

Baca Juga: Tiga Pasang Paslon Bupati dan Wakil Bupati Siak Teken Pakta Integritas Protokol Kesehatan

"Ya, tidak apa-apa, negara ini kan pemerintahannya kuat, besar. Jangan keliru bahwa ancaman terhadap bangsa ini bukan saja ancaman keamanan, dalam banyak aspek bisa menjadi masalah ini. Terkait dengan kurang bahan makanan, kemarin presiden dateng menyiapkan food estate dll," jelas dia.

"Jadi maksud saya, sebagai kepala pemerintahan tentu beliau harus lakukan itu untuk memberikan motivasi. Biar jangan lengah, harus berpikir extraordinary," tanda Ali Ngabalin

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...