KPK dan BPK Harus Dalami Anggaran Influencer Rp90 Miliar
KPK dan BPK Harus Dalami Anggaran Influencer Rp90 Miliar (foto/int)
Idealnya, lanjut Didik, pemerintah lebih mengutamakan kepentingan rakyatnya yang masih harus terentaskan dari kemiskinan, menyediakan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran dari pada membangun basis citra melalui Influencer.
"Kalau demikian adanya dan begitu besarnya dana untuk infuencer, Jangan salahkan apabila ada anggapan bahwa pemerintah dan presiden lebih mementingkan citra dibanding menolong rakyatnya yang kesusahan," tandasnya.
Baca juga: Dari Ambisi 3 Periode sampai Dinasti Politik, Eks Penasihat Spiritual Jokowi Bicara Blak-blakan
Baca juga: Manfaatkan 135 Hektar Lahan, Produktif, Lapas Nusakambangan Dapat Apresiasi dari Titiek Sueharto
Sementara dari pemerintah sendiri, melalui Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan, Donny Gahral Adian menjelaskan, bahwa anggaran senilai Rp90,45 miliar seluruhnya tidak digunakan untuk membayar Anggaran Influencer.