Menu

Bahrain Mengikuti Jejak UEA Untuk Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Devi 12 Sep 2020, 13:23
Bahrain Mengikuti Jejak UEA Untuk Menormalisasi Hubungan Dengan Israel
Bahrain Mengikuti Jejak UEA Untuk Menormalisasi Hubungan Dengan Israel

Seperti perjanjian UEA, kesepakatan Bahrain-Israel hari Jumat akan menormalisasi hubungan diplomatik, komersial, keamanan, dan hubungan lain antara kedua negara. Bahrain, bersama dengan Arab Saudi, telah mencabut larangan penerbangan Israel menggunakan wilayah udaranya.

Pernyataan bersama hari Jumat hanya menyebutkan secara sepintas tentang orang-orang Palestina, yang khawatir langkah Bahrain dan UEA akan melemahkan posisi pan-Arab lama yang menyerukan penarikan Israel dari wilayah yang sudah diduduki secara ilegal dan penerimaan kenegaraan Palestina dengan imbalan hubungan normal dengan Arab. negara.

Pernyataan itu mengatakan Bahrain, Israel dan AS akan melanjutkan upaya "untuk mencapai resolusi yang adil, komprehensif, dan abadi untuk konflik Israel-Palestina untuk memungkinkan rakyat Palestina menyadari potensi penuh mereka".

Netanyahu menyambut baik kesepakatan tersebut dan berterima kasih kepada Trump.

"Kami membutuhkan waktu 26 tahun antara perjanjian perdamaian kedua dengan negara Arab dan yang ketiga, tetapi hanya 29 hari antara ketiga dan keempat, dan akan ada lebih banyak lagi," katanya, mengacu pada perjanjian damai 1994 dengan Yordania dan perjanjian yang lebih baru.

Sementara itu, Bahrain mengatakan mendukung perdamaian yang "adil dan komprehensif" di Timur Tengah, menurut kantor berita negara BNA. Perdamaian itu harus didasarkan pada solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina, kata laporan itu, mengutip Raja Hamad.

Halaman: 123Lihat Semua