Berikut Tanggapan Ketua PAN Bengkalis Soal Surat Rekomendasi Komnas HAM Menunda Pilkada

Minggu, 13 September 2020 | 13:07 WIB
Syaukani Syaukani

RIAU24.COM - BENGKALIS - Terkait adanya surat edaran berupa rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pemerintah dan DPR dari Komnas Ham untuk menunda Pilkada 2020.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bengkalis Riau Syaukani Al Karim memang dalam pelaksanaan Pilkada ini akan melibatkan orang atau massa yang banyak.

"Memang kita akui, dalam rangkaian proses pilkada 2020 ini dinilai akan melibatkan massa yang banyak, sedangkan penyebaran Covid-19 belum dapat dikendalikan serta mengalami tren terus meningkat termasuk di daerah khususnya Kabupaten Bengkalis yang juga akan menyelenggarakan pilkada serentak 2020,"ungkap Syaukani, Minggu 13 September 2020.

Baca Juga: Sejumlah Tokoh Mandau Mengadu Soal Belum Ada Sekolah Tsanawiyah-Aliyah Negeri di Duri, ESA: Ini Akan Menjadi Prioritas Kami

Diutarakan Syaukani, semua orang sangat mengetahui akan kondisi penyebaran wabah covid 19 terkini, yang skala sebarannya terus meningkat. Oleh karena itu, lanjut Syaukani, kita juga sangat memahami dasar pemikiran Komnas Ham, karena itu berhubungan dengan keselamatan semua pihak. 

"Kita telah berusaha mematuhi protokol kesehatan, dalam setiap proses sosialisasi agar tidak menambah jumlah cluster baru,"ujarnya.

"Kami dari partai politik Partai Amanat Nasional dalam hal ini juga sebagai peserta pemilukada di Bengkalis, tentu selalu siap dengan segala opsi yang ditentukan pemerintah. Apapun keputusan pemerintah, akan tetap kita patuhi,"ujarnya.

Baca Juga: Diduga Kurangnya Perhatian Pihak Perusahaan, HPMR-B Kecam Penyebab Banjir di Desa Darul Aman Rupat

Menurut Syaukani, kalau memang pemerintah harus menunda Pilkada tentu kita juga siap. Tetapi ini tentunya pemerintah perlu melakukan kajian yang komprehensif.

"Karena tahapan pilkada sudah dijalankan, dan proses sosialisasi sedang berlangsung. Intinya kita siap dengan opsi opsi yang pemerintah siapkan,"pungkasnya.

 

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...