Berkurang, Hari Ini 63 Warga Pekanbaru Positif Covid-19, 3 Diantaranya Meninggal Dunia

Selasa, 15 September 2020 | 22:02 WIB
Ilustrasi Ilustrasi

RIAU24.COM - PEKANBARU - Kasus positif corona berangsur turun di Pekanbaru. Hari ini, pasien positif corona 63 orang dimana sehari sebelumnya mencapai 90 orang.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Dokter Zaini Rizaldy, Selasa (15/9/2020), mengatakan, ada 63 orang positif corona di Pekanbaru hari ini. Jumlah ini ditambah dengan 3 orang yang meninggal dunia hari ini.

Total pasien yang diumumkan positif corona, termasuk meninggal dunia, berjumlah 66 orang. Dengan demikian, total pasien positif corona sejak awal pandemi mencapai 1.753 orang.

Dari 63 pasien yang menjalani perawatan medis itu, sebanyak 24 orang menjalani isolasi di rumah sakit. Sebanyak 39 pasien positif corona lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Dari 63 pasien tersebut, sebanyak 24 orang memiliki gejala corona. Sedangkan pasien tanpa gejala berjumlah 26 orang.

Baca Juga: Sampai Hari ini, 623 Pasian Covid-19 Isolasi Mandiri di Pekanbaru

Pasien positif corona hasil kontak erat 7 orang hari ini. Pasien yang sembuh usai diisolasi di rumah sakit sebanyak 7 orang. Pasien isolasi mandiri yang sembuh 30 orang.

"Tiga pasien positif corona meninggal dunia hari ini. Kami menyampaikan duka cita yang mendalam," ucap Dokter Bob, sapaan akrabnya.

Pasien pertama yang meninggal yaitu Nyonya N (61), warga Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan. Pasien diumumkan positif corona pada hari ini.

"Pasien meninggal dunia pada 14 September," jelas Dokter Bob.

Baca Juga: Laboratorium Biomolekuler Sedang di Proses Pemko Pekanbaru

Pasien kedua, Tuan M (68), warga Kelurahan Kedung Sari, Kecamatan Sukajadi. Tuan M diumumkan positif corona pada 8 September. 

"Pasien meninggal dunia pada 14 September," ungkap Dokter Bob.

Pasien ketiga, Nyonya ES (49), warga Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki. Nyonya ES diumumkan positif corona hari ini.

"Pasien juga meninggal dunia kemarin," sebut Dokter Bob.

 

PenulisR24/put



Loading...
Loading...