Menu

Engah Eet Kampanye Dialogis Bersama Warga Ampek Angkek dan Agam Dimandau

Dahari 13 Oct 2020, 09:26
Kampanye Dialogis ESA di Mandau
Kampanye Dialogis ESA di Mandau

RIAU24.COM - BENGKALIS - Calon Bupati Bengkalis Indra Gunawan Eet, Senin 12 Oktober 2020 malam menggelar kampanye dialogis di RT 03 RW 04 Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau.

Di tempat ini peserta kampanye yang hadir merupakan warga yang berasal dari kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam. Kehadiran Eet disambut antusias warga karena mantan ketua DPRD Riau ini memiliki darah Minang dari garis keturunan kakek Buyutnya, lebih tepatnya dari Parik Putuih, Nagari Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek.

Eet seperti merasa berada di tengah-tengah keluarganya sendiri. Disini Eet diperlakukan dengan baik dan sudah dianggap sebagai saudara bagi warga Ampek Angkek atau IKAC (Ikatan Keluarga Ampek Angkek Canduang).

Di awal pembukaan kampanye dialogis tersebut Indra Verniza Dt Mangiang pemuka masyarakat Duri yang berasal dari Ampek Angkek, menjelaskan kepada warga yang hadir bahwa Eet benar-benar orang Minang dari garis kakek buyut bernama Darwis, yang makamnya kini berada di Parik Putuih.

"Saya bersama Pak Eet dan beberapa teman mencari langsung posisi kampung beliau yang sebenarnya. Sebab Pak Eet pun sudah lupa karena pernah pulang kampung tahun 86, masih SD," ujar Indra Verniza Dt Mangiang mengisahkan perjalanannya ke Sumbar, beberapa waktu lalu.

Dengan demikian Indra Verniza mengajak kepada warga Duri, Bengkalis umumnya yang berasal dari Ampek Angkek dan Agam secara keseluruhan untuk mendukung dan memilih Eet yang berpasangan dengan Samsu Dalimunthe pada Pilkada Bengkalis 9 Desember 2020 nanti.

" Sudah jelas Pak Eet ini separuh darahnya Minang, dari Ampek Angkek, apakah masih kita pilih orang lain. Sudah seharusnya kita bangga apabila Pak Eet terpilih jadi bupati Bengkalis. Apalagi Pak Eet ini orangnya masih muda, enerjik, bersahaja dan sangat bersahabat. Jarang kita lihat jaman sekarang pemimpin seperti Eet. Dia sangat merakyat, tidak jaim. Semua orang diperlakukan sama, sopan pada orang yang lebih tua,"ungkapnya.

Bukan hanya karena unsur kedekatan secara historis keturunan, namun Indra terkesima dengan visi misi Eet-Samda (ESA) yang pro rakyat, pro buruh, pro UMKM. " Bahkan pasangan ESA ini bertekad mengentaskan pengangguran di kabupaten Bengkalis. Tidak boleh lagi ada putra daerah yang menganggur. Momen take over Chevron ke Pertamina akan dimanfaatkan ESA, mengambil 10 persen saham, dan membuka kesempatan bagi 15 ribu tenaga kerja. Ini lompatan luar biasa," urainya.

Pada kesempatan itu turut hadir ketua tim ESA Bengkalis Pulau H Mukhlis, anggota DPRD Bengkalis dari Partai Golkar Hendri Hasibuan S.Ag, mantan anggota DPRD Bengkalis H Thamrin Mali. Sedangkan dari tokoh masyarakat Duri asal Agam, ada Syafrizal St Malano, Dedy Erwan, Muharnis , Edi Jamar, Rudi  dan beberapa lainnya.

Indra Gunawan Eet menyampaikan dan membenarkan pernyataan dari Indra Verniza Dt Mangiang soal dirinya yang separuh orang Minang tersebut. 

Selain mengungkapkan program-program yang akan ia jalankan apabila terpilih jadi bupati Bengkalis nanti, Eet juga mengajak peserta kampanye untuk mengeluarkan semua unek-unek, apa yang hendak diinginkan ke depan. Sebagian besar keinginan masyarakat yang disampaikan terkait lapangan pekerjaan dan tingginya angka pengangguran.

Menanggapi hal itu Eet sudah punya cara bagaimana ribuan tenaga kerja bisa bekerja di era kepemimpinannya nanti, apabila diberikan amanah. Blok Rokan akan dimaksimalkan Eet untuk memberi ruang sebesar-besar kesempatan bekerja bagi seluruh masyarakat kabupaten Bengkalis, terutama di Duri.