Meski Ditengah Pandemi, Ribuan Orang Berduyun-duyun Datang ke Pantai di Bali Selama Akhir Pekan

Rabu, 18 November 2020 | 13:53 WIB
Meski Ditengah Pandemi, Ribuan Orang Berduyun-duyun Datang ke Pantai di Bali Selama Akhir Pekan Meski Ditengah Pandemi, Ribuan Orang Berduyun-duyun Datang ke Pantai di Bali Selama Akhir Pekan

RIAU24.COM -  Indonesia mungkin telah melaporkan rekor jumlah kasus hariannya hanya beberapa hari yang lalu, tetapi kerumunan di pantai Bali selama akhir pekan mungkin membuat Anda yakin bahwa COVID-19 di belahan dunia ini terkendali dengan baik, terlepas dari kenyataan yang suram.

Sejumlah video yang dilaporkan baru diambil kemarin beredar di media sosial, memperlihatkan banyak orang di pantai Sanur dan Seminyak. Tampaknya beberapa orang memang memakai masker, meskipun sulit untuk tidak memperhatikan mereka yang tidak peduli, atau tidak menggunakannya dengan benar. Social distancing, di sisi lain, hampir tidak terlihat.

Video lain memperlihatkan sekelompok orang menunggu untuk mandi di Pura Tirta Empul di Kabupaten Gianyar. 

Baca Juga: Anies Baswedan dan Wakilnya Positif Covid-19, Bagaimana Kebijakan Penanganannya di Jakarta?

Pada 13 November, negara Asia Tenggara tersebut melaporkan jumlah harian tertinggi sejauh ini sebanyak 5.444 kasus, diikuti oleh jumlah tertinggi kedua 5.272 pada hari berikutnya. Satgas COVID-19 Indonesia mengatakan mereka prihatin bahwa lonjakan mungkin terjadi akibat libur panjang lima hari pada akhir Oktober, mendorong mereka untuk mempertimbangkan membatalkan hari cuti bersama yang diamanatkan pada akhir tahun.

Sementara itu, angka resmi dari Bali hingga kemarin sore sebanyak 12.691 kasus, termasuk 404 kematian. Provinsi tersebut belum melaporkan lonjakan kasus setelah akhir pekan panjang di bulan Oktober, yang diikuti oleh ribuan wisatawan domestik mengunjungi pulau itu.

Menyusul video massa di pantai, Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, pihak berwenang selalu "menjaga ketertiban" di pantai.

“Kadang ada dilema di antara mereka yang makan, minum, atau merokok, jadi kita perkuat ketertiban saat masuk dan keluar pantai dengan mewajibkan mereka memakai masker, cuci tangan, dan diperiksa suhunya,” kata Suryanegara hari ini.

Ia menambahkan, setiap pantai di Bali memiliki tim pengelola sendiri-sendiri, yang lebih aktif dan persuasif dalam mengingatkan pengunjung untuk mengikuti protokol kesehatan. Selain itu, keputusan pembukaan pantai juga telah melalui proses verifikasi.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...