Pria Indonesia Mengungkap Dia Hanya Menjual Meteorit Seharga 200 Juta, Merasa Ditipu Oleh si Pembeli

Sabtu, 21 November 2020 | 09:37 WIB
Pria Indonesia Mengungkap Dia Hanya Menjual Meteorit Seharga 200 Juta, Merasa Ditipu Oleh si Pembeli Pria Indonesia Mengungkap Dia Hanya Menjual Meteorit Seharga 200 Juta, Merasa Ditipu Oleh si Pembeli

RIAU24.COM -  Baru-baru ini, tersiar kabar bahwa seorang pria Indonesia menjadi jutawan instan setelah menjual meteorit yang jatuh melalui rumahnya di Sumatera, Indonesia. Dikatakan bahwa dia telah menjual senilai Rp 26 miliar, kepada seorang spesialis meteorit, Jared Collins.

Namun menurut BBC Indonesia, Josua Hutagalung yang berusia 34 tahun berbagi kekecewaannya setelah menyadari bahwa dia telah menjual meteorit tersebut dengan harga yang jauh lebih rendah daripada yang disebutkan di portal media, yaitu sekitar Rp 200 juta, dan menyatakan bahwa dia merasa ditipu oleh Collins.

Baca Juga: Kasus Edhy Prabowo, KPK Selidiki Keterlibatan Ali Mochtar Ngabalin

“Jared hanya perantara dan bukan pembeli meteorit, yang dikatakan bernilai Rp 26 Miliar. Saya telah ditipu dan kecewa setelah mendengar berita dari outlet media Inggris yang menyebut saya orang kaya. Saya terkejut, harga itu bukan dari saya. Jika meteor sudah sampai ke pembeli, maka itu bukan hak saya lagi. Berapa pun yang akan dijual itu tergantung, tapi saya jual seharga Rp200 juta (RM57.660), ”katanya.

Josua juga menambahkan bahwa jumlah tersebut telah dihabiskan untuk menyumbang sejumlah orang miskin, panti asuhan, gereja dan untuk memperbaiki kuburan orang tuanya.

Baca Juga: Tegas, MUI Sebut Azan ‘Jihad’ Termasuk Pelecehan terhadap Islam

Syukurlah, dia hanya menjual 1,8 kg meteorit seberat 2,2 kg itu.

"Potongan ekstra meteorit, saya berikan kepada anggota keluarga, beberapa membuat cincin. Untuk diri saya sendiri, saya menyimpan lima gram. Saya juga tidak akan pernah menjual barang tersebut meskipun ada yang menawarkan harga tinggi, "tambahnya.

Sungguh menyedihkan mengetahui bahwa dia ditipu dalam jumlah besar, terutama mengingat dia menghabiskan uang untuk membantu orang lain.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...