Menu

Guru tak Lagi Masuk Formasi CPNS, Demokrat: Kado Prank Akhir Tahun, Blunder dan Diskriminatif

Siswandi 4 Jan 2021, 13:47
Guru tengah mengajar di kelas. Kebijakan pemerintah tak lagi mengangkat guru sebagai PNS mendapat sorotan dari banyak kalangan. Foto: ilustrasi, int
Guru tengah mengajar di kelas. Kebijakan pemerintah tak lagi mengangkat guru sebagai PNS mendapat sorotan dari banyak kalangan. Foto: ilustrasi, int
Sementara itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai kebijakan itu sebagai sesuatu yang menyedihkan. Apalagi mengingat furu merupakan pekerjaan permanen bahkan fundamental. Sebab mereka mendidik karakter dan kapasitas anak bangsa.

“Kebijakan ini menyedihkan. Tanda pemerintah tidak memahami tugas dan jenis katung menjadi contohnya,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi.

Menurutnya, jenis pekerjaan seperti guru seharusnya mendapat penghargaan dan renumerasi yang sangat baik. Itu akan memberi motivasi bakat terbaik bangsa untuk berlomba-lomba menjadi guru.

“(Rencana) Kementerian PAN-RB bisa melemahkan bahkan menghancurkan kebanggaan profesi seorang guru,” tegasnya.

Karena itu, ia meminta pemerintah mengundang para stakeholder pendidikan untuk bersama-sama membahas masalah ini. Menurutnya, para guru termasuk PGRI perlu didengar masukan dan sarannya.

Mardani juga menyinggung kepastian anggaran P3K yang menurutnya masih simpang siur, antara ditangani pusat/daerah. "Kasus pengangkatan P3K pada tahun 2019 terkatung-katung,” tutupnya. ***

Halaman: 23Lihat Semua