Gara-gara Hal Ini, Puan Maharani Sebut Kebijakan Pemerintah Jokowi Malah Bikin Bingung Masyarakat

Kamis, 08 April 2021 | 15:34 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: int Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: int

RIAU24.COM -  Ketua DPR RI Puan Maharani menilai, ada kebijakan yang dibuat pemerintahan Presiden Jokowi malah membuat masyarakat jadi bingung. Hal itu terkait dengan kebijakan terkait pengendalian mobilitas warga untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. 

Sebab, di satu sisi pemerintah melarang warga mudik saat Lebaran. Namun di satu sisi, tempat wisata malah tetap dibuka. Karena itu, pihaknya meminta pemeritah Presiden Joko Widodo (Jokowi) konsisten dengan aturan yang telah dibuat. 

Menurutnya, kebijakan di lapangan harus dilakukan secara konsisten supaya bisa mencapai hasil seperti yang diharapkan. 

"Larangan aktivitas mudik harus adil dan konsisten," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis 8 April 2021, seperti dilansir detik.

Baca Juga: Sebut Kerumunan Bandara di Bandara Jebakan Untuk Rizieq Shihab, Begini Kata Yusuf Martak

Akibat hal itu, Puan melanjutkan, masyarakat pun masih bertanya-tanya mengapa mudik dilarang tetapi tempat wisata diizinkan buka meski tetap ada pembatasan. 

Karena itu, dia meminta pemerintah memanfaatkan waktu untuk mematangkan kebijakan terkait mudik, ibadah di bulan Ramadhan, hingga tempat wisata. Ini agar pencegahan penyebaran COVID-19 dan upaya menjaga perekonomian dapat berjalan adil serta efektif.

"Tidak boleh ada lagi kebijakan yang membingungkan masyarakat. Jangan sampai masyarakat yang sudah berkorban tidak mudik, sudah mengikuti aturan, justru kecewa karena orang lain melanggar tapi tidak ditindak karena belum ada payung hukumnya," ujarnya lagi. 

Baca Juga: Hina Allah dan Nabi Muhammad, PBNU Desak Kapolri Tangkap Joseph Paul Zhang

Tak hanya itu, Puan menilai perlunya sosialisasi yang massif dan efektif supaya masyarakat mau bersama-sama berkorban menunda mudik demi mencegah penyebaran COVID-19.

"Mari kita mawas diri, bersabar menahan kerinduan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, demi kebaikan kita bersama," pungkasnya. ***

PenulisR24/wan


Loading...
Loading...