Menu

Menakjubkan, Gadis Lima Tahun Ini Berhasil Cetak Rekor Dunia, Membaca 36 Buku Tanpa Henti Hanya Dalam Dua Jam

Devi 13 Apr 2021, 06:25
Foto : Indiatimes
Foto : Indiatimes

RIAU24.COM -  Kiara Kaur yang merupakan gadis campuran India-Amerika berusia lima tahun telah mencetak rekor dunia untuk membaca 36 buku tanpa henti selama lebih dari dua jam. Menurut laporan NDTV, Kiara tinggal di UEA dan telah masuk dalam the World Book of Records di London dan Asia Book of Records atas prestasinya.

Buku Rekor Dunia (The World Book of Records) di London menyebutnya 'anak ajaib' dan memberinya sertifikasi "karena memiliki kemampuan khusus untuk membaca 36 buku non-stop dalam 105 menit pada usia 4 tahun pada 13 Februari."

The Asia Book of Records menyatakan bahwa dia "mencetak rekor untuk membaca jumlah maksimum buku tanpa henti".

Laporan tersebut lebih lanjut menyebutkan bahwa minat membaca Kiara ditemukan oleh salah satu gurunya di sebuah sekolah taman kanak-kanak di Abu Dhabi yang dia hadiri selama beberapa bulan tahun lalu sebelum penguncian yang disebabkan oleh virus corona menutupnya. Gurunya rupanya melihat Kiara sedang membaca buku di perpustakaan kecil sekolah.

"Saya suka membaca karena saya suka melihat gambar warna-warni di buku. Dan ditulis besar-besar sehingga saya bisa membaca kata-katanya dengan mudah," kata Kiara seperti dikutip NDTV.

Dia juga mengatakan bahwa buku favoritnya adalah Alice in Wonderland, Cinderella, Little Red Riding Hood, dan Shooting Star.

Orangtuanya menambahkan bahwa Kiara menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membaca dan tahun lalu, dia telah membaca sekitar dua ratus buku.

"Dia biasa membaca sepanjang waktu, saat berada di dalam mobil, bahkan di kamar kecil, dan sebelum tidur. Dia adalah anak yang sangat ingin tahu, kami harus mengambil buku-bukunya setiap kali kami pergi berbelanja," kata Dr. Mahendra Kecil. , ibunya yang berprofesi sebagai dokter gigi.

"Kami merasa bangga bahwa dia telah mencapai banyak hal di usia muda ini. Semoga kebiasaan membaca terus berlanjut," kata ayahnya, Dr. Ravindranath.