8 Hal yang Harus Dilakukan Setiap Pasangan Untuk Membuat Pernikahan Mereka Tetap Langgeng

Minggu, 02 Mei 2021 | 14:17 WIB
Foto : Indiatimes Foto : Indiatimes

RIAU24.COM -  Hidup bersama adalah keputusan yang bisa membuat atau menghancurkan seseorang. Semua waktu yang dihabiskan bersama dapat membantu memperkuat ikatan mereka, tetapi interaksi 24/7 juga membuat mereka terpapar pada segala hal - baik, buruk, dan buruk. Hidup bersama mungkin terdengar seperti pekerjaan yang berat, tetapi ada beberapa cara bagi pasangan untuk mengatasi tantangan bersama.

Dilansir dari Bright Side, kami ingin membantu Anda dan pasangan menjaga hubungan yang mulus, jadi kami membagikan 8 hal yang dilakukan pasangan untuk hidup bahagia dan damai bersama.

Baca Juga: Tahukah Anda, Ini Fakta Dibalik Kematian Misterius Akibat Sakit Perut Napoleon Bonaparte

1. Menyetujui batasan pribadi dan jadwal

Mulai dari membuat kalender kegiatan, hingga membahas jadwal tidur dan batasan pribadi, pasangan harus berkompromi dan menetapkan pedoman untuk hidup bersama. Menurut sebuah survei, kebiasaan mandi yang buruk juga bisa menyebabkan hubungan seseorang berakhir.

Jadi, menyetujui aturan untuk toilet itu penting jika Anda tidak ingin hubungan Anda berakhir sia-sia. Siapa yang mendapat prioritas penggunaan toilet di pagi hari? Haruskah dudukan toilet naik atau turun?
"Potty talk" adalah suatu keharusan untuk hidup bersama yang harmonis.

2. Berbagi tugas
Sebuah penelitian mencatat bahwa 56% responden yang menikah percaya bahwa berbagi tugas sangat penting untuk pernikahan yang sukses. Ini juga berlaku untuk pasangan yang tinggal bersama. Mitra dapat membuat sistem mereka sendiri untuk menetapkan tugas, tergantung pada kemampuan dan jadwal mereka. Mereka juga dapat melakukan beberapa tugas bersama sebagai bentuk ikatan produktif.

3. Berbicara tentang uang
Seperti pekerjaan rumah, pengeluaran rumah tangga harus dianggap sebagai tanggung jawab bersama. Pasangan perlu mendiskusikan bagaimana mereka berencana membagi tagihan, tergantung pada gaji masing-masing. Pembicaraan uang juga harus mencakup hutang dan tujuan keuangan mereka.

Mitra harus selalu jujur ‚Äč‚Äčtentang masalah uang untuk menghindari masalah kepercayaan. Asosiasi Psikologi Amerika berbagi tip tentang bagaimana menghindari pertengkaran keuangan, termasuk duduk secara teratur untuk meninjau pengeluaran dan rencana tabungan.

4. Belajar bagaimana menghadapi kebiasaan menyebalkan satu sama lain
Ketika pasangan mulai hidup bersama, saat itulah mereka memperhatikan setiap keanehan dan kebiasaan yang membuat mereka gugup - meninggalkan kaus kaki kotor di lantai, mengunyah terlalu keras, terlalu lama untuk bersiap-siap, dan daftarnya terus berlanjut.

Salah satu cara bagi pasangan untuk menghindari saling membuat gila adalah dengan menemukan cara untuk mengatasi kebiasaan yang mengganggu ini. Psikolog klinis berlisensi Daphne de Marneffe, Ph.D., juga merekomendasikan untuk menilai apakah kencing hewan peliharaan dapat dengan mudah diabaikan, atau jika itu adalah pemecah kesepakatan yang perlu didiskusikan.

5. Memiliki ritual khusus mereka sendiri
Sebuah artikel dari Journal of the Association for Consumer Research menyatakan bahwa pasangan yang melakukan ritual bersama, mengalami "emosi yang lebih positif dan kepuasan hubungan yang lebih besar".

Momen bersama ini bisa sesederhana berolahraga bersama, bersantai di sofa sambil menonton film, atau seperti yang dibagikan seorang wanita dalam artikel Kesehatan Wanita, mengoleskan krim keriput pada suaminya dan menerima lagu khusus setiap hari.

Baca Juga: Pillow Talk, Rahasia Langgeng Hubungan Suami Istri

6. Memberi ruang untuk waktu sendiri
Kohabitasi tidak berarti Anda harus menghabiskan setiap momen bersama. Mengambil istirahat dan menyendiri juga sehat untuk hubungan. Kesendirian memungkinkan kita untuk merenungkan banyak hal, termasuk diri kita sendiri, dan dapat membantu kita menjadi orang yang lebih baik untuk orang penting kita.

7. Menetapkan aturan dasar untuk tamu di rumah
Pasangan memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda dalam hal keluarga dan teman pasangannya, jadi penting untuk menetapkan aturan dasar bagi tamu. Mereka perlu menyepakati siapa yang bisa datang, kapan waktu yang ideal, dan berapa lama mereka bisa tinggal.

Membahas logistik hosting lainnya sebelum kedatangan tamu, seperti rencana makan dan aktivitas yang diharapkan, juga dapat membantu mencegah pertengkaran dan kecemasan selama acara.

8. Berusaha keras untuk menyelesaikan konflik mereka - dan tidak selalu harus seperti itu sebelum tidur.
Pasangan dapat menjadikan rumah mereka tempat yang aman secara emosional dengan menciptakan lingkungan yang positif dan menyelesaikan semua konflik.

Menurut psikolog sosial Amie M. Gordon, Ph.D., nasihat "Jangan pernah pergi tidur dengan marah" sudah ketinggalan zaman. Orang yang stres dan kelelahan lebih cenderung bereaksi negatif. Gordon merekomendasikan untuk menekan tombol pause dan tidur, jika perlu. Konflik ditangani dengan lebih baik ketika kedua pasangan berada dalam kondisi mental yang optimal dan dalam kondisi yang optimal.

 

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...