Sajian Menu Buka Puasa Dari Kuliner Khas Nusantara

Minggu, 02 Mei 2021 | 09:07 WIB
Foto : Cookpad Foto : Cookpad
<p>RIAU24.COM -  Seperti kita ketahui bersama Indonesia kaya akan cita rasa kuliner nusantara. Hampir setiap daerah di negara kaya rempah ini memiliki kuliner khasnya masing-masing. Dan beberapa di antaranya, kuliner khas Indonesia yang kelezatannya kerap dijadikan menu pilihan berbuka puasa. Apa pun?

Sup Kerbau Betawi (Jakarta)
Kita mulai dari menu kuliner khas ibu kota bangsa dulu. Bagi masyarakat Betawi, berbuka puasa di awal Ramadhan akan terasa ada yang kurang jika tidak ada semur kerbau atau daging sapi di atas meja makan.

Jika dirunut sejarahnya, sup yang berasal dari bahasa Belanda “Smoor” yang artinya merebus daging dengan warna coklat tua dan kuah manis merupakan menu yang istimewa. Terutama saat berbuka puasa dan lebaran. Perbedaan menu ini dengan varian rebusan lainnya adalah penggunaan jintan dan kemiri. , dan tidak menggunakan pala.

Pengamat budaya Betawi, Masykur Isnan menjelaskan, semur merupakan salah satu hidangan yang biasa ada di meja Betawi. Beberapa semur dibuat sendiri atau dibagikan langsung dengan tetangga sebagai bentuk budaya nganter. Padahal, itu sebagai bentuk rasa syukur atas keberkahan anugerah dan semangat kebersamaan.

“Rebusan daging kerbau merupakan sajian yang memiliki nilai lebih, mengingat masyarakat Betawi umumnya adalah petani yang dekat dengan kerbau dan sapi. Selain itu sajian ini sebagai bentuk akulturasi dengan budaya lain, khususnya Tionghoa dan Belanda,” kata Masykur Isnan. 

Baca Juga: Mengenal Kembali Tradisi Mudik Zaman Dahulu

Otak (Palembang)

Menu buka puasa tidak hanya didominasi oleh makanan manis, berbagai menu asin lainnya bisa menjadi sajian utama untuk menu buka puasa. Otak ikan tenggiri, misalnya. Makanan khas Palembang ini digemari oleh seluruh masyarakat Indonesia untuk berbuka puasa.

Biasanya otak ikan tenggiri bisa dicelupkan ke dalam sambal kacang. Tekstur kenyal dan rasa gurih menjadi keunggulan utamanya. Untuk itulah, jika otak dinikmati bersama dengan keluarga, tidak hanya nafsu makannya akan meningkat, tetapi rasa kekeluargaan yang semakin erat.

Kaldu kuning papeda (Papua)

Sebagian besar masyarakat sudah paham bahwa ikan papeda kaldu kuning merupakan makanan khas Papua yang digemari banyak kalangan. Itu karena cara membuat papeda cukup mudah. Anda hanya membutuhkan tepung sagu basah yang diseduh dengan air panas mendidih. Setelah itu aduk perlahan sagu hingga mengental.

Menu ini biasanya disantap dengan kuah kuning dan cah kangkung. Agar lebih nikmat, Anda bisa menggunakan ikan kakap kuning, makarel, atau tuna. Terlebih lagi, tambahkan sedikit mata burung merah dalam saus kuning agar semakin menggugah selera.

Baca Juga: 6 Zodiak Ini Terkenal Dengan Ciumannya Yang Liar, Apakah Kamu Salah Satunya?

Ketan (Banten)
Nama ketan bintul mungkin terdengar asing bagi kebanyakan orang Indonesia. Namun tidak untuk warga Serang, Banten. Nasi ketan bintul menjadi menu favorit warga Serang untuk berbuka puasa. Pembuatannya pun cukup mudah. Ketan kukus dengan santan dan garam. Setelah matang, ketan dipotong persegi dan ditutup dengan daun pisang.

Ketan yang sudah matang ditaburi serundeng, taburan kelapa parut. Konon para penguasa dan pejabat Kerajaan Banten dulu menjadikan makanan ini sebagai sajian favorit berbuka puasa.

Es Pisang Hijau (Makassar)

Jika ingin menu yang segar untuk berbuka puasa, maka es pisang hijau atau es pisang hijau adalah jawabannya. Makanan khas Makassar ini terbuat dari pisang raja atau pisang kapuk. Hanya saja, pisang tersebut dibungkus dengan lembaran telur dadar yang terbuat dari adonan tepung yang diwarnai hijau dari sudut pandang.

Esp pisang hijau ini kemudian dinikmati dengan tambahan es serut, kuah santan, dan sirup. Sensasi dingin es serut dan manisnya pisang hijau membuat menu ini selalu hadir di meja makan orang Bugis.

Mie Caluk (Aceh)

Mie caluk Aceh menjadi pilihan lain untuk berbuka puasa. Makanan tradisional ini memiliki cita rasa bumbu yang khas dan sedikit pedas. Sedangkan kuahnya menggunakan kacang-kacangan dan campuran bumbu seperti kunyit dan cabai kering. Biasanya sepiring mie caluk disajikan dengan daun pisang. Akan semakin nikmat jika disantap dengan campuran daun singkong dan kerupuk merah.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...