Menu

PM Israel Murka! 1 Tentaranya Tewas Setelah Ditembak di Kepala, Lokasinya di Perbatasan Gaza

Azhar 24 Aug 2021, 07:37
Ilustrasi. Sumber: Internet
Ilustrasi. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett marah besar setelah mendapat kabar tewasnya satu tentara penjaga perbatasan mereka di Jalur Gaza, Palestina.

Naftali menyebutkan Israel akan membalas siapa pun yang menyerang orang-orang dan pasukan Yahudi dikutip dari sindonews.com, Selasa, 24 Agustsu 2021.

"Kami akan menyelesaikan masalah dengan siapa pun yang membahayakan pejuang dan warga sipil kami," katanya.

Tak hanya itu, Naftali juga menyebutkan jika serangan itu merupakan bentuk aksi teroris.

Serta bakal menyiapkan serangan balik dibalik peristiwa penembakan tersebut.

"Pada malam hari, IDF [Pasukan Pertahanan Israel] merespons dengan serangan luas di Jalur Gaza. Minggu lalu, saya melakukan penilaian situasi di Divisi Gaza dengan Menteri Pertahanan Benny Gantz dan Kepala Staf [IDF] Aviv Kohavi, dan saya dapat memberi tahu Anda bahwa IDF, Komando Selatan, dan Divisi Gaza siap dan siap untuk skenario apa pun," ujarnya.

Untuk diketahui, seorang tentara Israel yang bertugas sebagai petugas Polisi Perbatasan, ditembak di bagian kepalanya di perbatasan Jalur Gaza, Palestina, saat terjadi kerusuhan, Sabtu pekan lalu.

Korban ditembak dari jarak dekat selama kerusuhan berlangsung.

Tentara yang bernama Barel Hadaria Shmueli, 21, asal Be'er Yaakov di Israel tengah itu sempatkritis sebelum merenggang nyawa.