Studi Buktikan Hanya dengan Berjalan, Risiko Kematian Berkurang Hingga 70%

Jumat, 10 September 2021 | 11:10 WIB
ilustrasi ilustrasi

RIAU24.COM - Sebuah studi yang dipimpin oleh Amanda Paluch, asisten profesor di departemen kinesiologi Universitas Massachusetts, menemukan bahwa berjalan 7.000 langkah mampu mengurangi risiko kematian.

Orang yang berjalan sekitar 7.000 langkah dalam satu hari memiliki risiko kematian 50% hingga 70% lebih rendah dibandingkan dengan orang yang berjalan lebih sedikit.
Baca Juga: Benarkah Vaksin Covid-19 Menyebabkan Perubahan Menstruasi Pada Wanita, Ini Jawaban Para Ahli


Intensitas langkah, atau jumlah langkah per menit, tidak mempengaruhinya, yang paling penting adalah Anda sudah berjalan dan melangkah.

"7.000 langkah/hari mungkin menjadi tujuan besar bagi banyak individu. Kami juga menemukan dalam penelitian kami bahwa mengumpulkan lebih banyak langkah/hari dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah secara bertahap," ujar Amanda Paluch.

Berjalan mampu mengurangi risiko kardiovaskular dengan menstabilkan tekanan darah, mengurangi kolestrol dan menekan keparahan diabetes juga berkontribusi pada penurunan berat badan.

Baca Juga: Dokter Boyke Bolehkan Variasi Hubungan Suami Istri Pakai Sex Toys, Tapi Jangan Sampai Begini

Dr. Michael Massoomi adalah penggemar berat penghitungan langkah. Dia adalah asisten profesor kedokteran klinis dalam divisi kardiologi di University of Florida di Gainesville.

"Daripada berfokus pada 10.000 langkah per hari, seperti yang dikatakan orang-orang, lebih baik berfokus untuk melakukannya lebih banyak dari yang Anda lakukan sebelumnya," katanya. 

"Jika Anda mendapatkan kurang dari 5.000 langkah sehari, cobalah untuk meningkatkannya menjadi 6.000 dalam beberapa minggu ke depan."

 

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...