Lagi Nunggu Disuntik Mati, Kasus Scott Peterson, Bunuh Istri demi Selingkuhan Tukang Pijat

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:50 WIB
Scott Peterson di pengadilan Scott Peterson di pengadilan

RIAU24.COM - Scott Peterson membunuh istrinya yang sedang hamil delapan bulan, Laci, pada 2002. 

Scott dijatuhi hukuman mati pada 2004 dan menunggu untuk dieksekusi di Penjara San Quentin, California. Namun, awal tahun ini hakim membatalkan hukuman mati dan menggantinya dengan penjara seumur hidup.

Baca Juga: Kuasa Hukum Bos PT WBN - TGP Nilai Dakwaan JPU Tidak Sah

Pada bulan Desember 2002, Laci menghilang. Kehilangan Laci membuat heboh media, ditambah hari itu adalah Malam Natal. Scott ditangkap pada April 2003, hari yang sama saat tubuh Laci ditemukan terdampar di tepi Teluk San Francisco. 

Peterson berselingkuh dengan seorang tukang pijat bernama Amber Frey, yang menjadi motivasinya untuk membunuh sang istri yang sedang hamil. 

Pada 12 November 2004, juri memvonis Peterson atas pembunuhan tingkat pertama dalam kematian Laci, yang sedang hamil delapan bulan, dan pembunuhan tingkat dua dalam kematian janin Laci.

Baca Juga: Kuasa Hukum Bos PT WBN - TGP Nilai Dakwaan JPU Tidak Sah

Pernikahan Laci dan Scott dinilai sangat harmonis oleh keluarga, keduanya tak pernah bertengkar dan tampaknya baik-baik saja. 

Namun, Laci dilaporkan mengetahui hubungan gelap antara sang suami dan terapis pijat, Amber. Si Amber mengaku tak tahu bahwa Scott sudah menikah.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...